YBM PLN Bermitra dengan BSMI Sulteng

oleh
Ketua BSMI Sulteng Muhammad Idham Rahman menunjukan fasilitas kesehatan di Klinik BSMI kepada Komisaris Utama PLN, Ilya Avianti, Selasa (25/3). (FOTO: IST)

PALU – PT PLN (Persero) Area Palu melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) sebagai lembaga amil zakat berbasis perusahaan, menyerahkan secara simbolis bantuan penyediaan fasilitas kesehatan gratis, untuk Pusat Pelayanan Kesehatan dan Rehabilitasi (PPKR) Bulan Sabit Merah Indonesia di Sigi, Senin (25/03).

PLN juga memberikan bantuan mobil ambulance kepada BSMI.  Hibah ambulance ini akan digunakan untuk layanan kesehatan berupa kunjungan  ke rumah-rumah pasien, edukasi dan lain-lain.

Selain itu terdapat bantuan lainnya, termasuk pembangunan 46 unit hunian sementara (huntara) serta penyerahan sembako di Desa Kalukubula, Kabupaten Sigi. Bantuan dengan total Rp3,5 miliar itu diserahkan secara simbolis kepada perwakilan warga oleh Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Syamsul Huda, disaksikan Komisaris Utama PLN, Ilya Avianti.

Komisaris Utama PLN Ilya Avianti sangat mengapresiasi kehadiran BSMI Sulteng dalam melakukan tindakan recovery terhadap korban bencana gempa di wilayah Palu, Sigi dan Donggala. Mereka berharap kerjasama kemanusiaan antara BSMI dan YBM PLN dapat lebih dioptimalkan.

“Semisal pelayanan medis gratis selama setahun. Atau kunjungan langsung ke rumah pasien atau kegiatan edukasi kesehatan dengan menggunakan mobil ambulance,” ujarnya.

Sekretaris BSMI Sulteng, Ahmad Juaeni menyampaikan ucapan terimakasih kepada PLN telah memilih Bsmi Sulteng sebagai lembaga mitra, untuk melakukan niatan tersebut

“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi perhatian dan kepedulian YBM PLN pada korban bencana gempa yang melanda pada tanggal 28 September yang lalu,” ungkapnya.

Ahmad Juaeni mengatakan, BSMI berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik untuk warga korban bencana, khususnya pada aspek kesehatan.

YBM PLN Palu sendiri sudah hadir bersama masyarakat sejak dua hari pascabencana dengan memberikan bantuan logistik, layanan kesehatan, dapur umum, trauma healing, sekolah darurat, hingga layanan operasi rumah sakit terapung.

Setelah kurang lebih enam bulan musibah itu berlalu, kini YBM hadir kembali melalui program untuk fase recovery. Program yang akan diberikan adalah berupa huntara sebanyak 45 unit, PPKR, mobil ambulance, bantuan pemberdayaan ekonomi dhuafa, sembako, renovasi masjid, bantuan kafalah untuk guru madrasah dan ustadz serta beasiswa untuk siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

Dalam pelaksanaan programnya, YBM PLN bersinergi dengan beberapa mitra strategis, di antaranya BSMI, BUB Nurul Fikri dan Pesantren Hidayatullah.

Syamsul Huda selaku Pembina YBM PLN berharap agar bantuan tersebut dapat bermanfaat seluas-luasnya dan mampu meringankan beban para warga yang menjadi korban bencana.

“Kami membutuhkan doa dan dukungan dari bapak ibu sekalian agar YBM PLN bersama PLN Peduli diberikan kemudahan oleh Yang Maha Kuasa agar dapat terus menjejak manfaat untuk sesama,” pungkasnya.

Turut hadir Bupati Sigi, Moh Irwan Lapatta, Sekretaris Jenderal BSMI Muhammad Rudi, Ketua BSMI Sulteng Muhamad Idham Rahman, Sekretaris BSMI Ahmad Juaeni, General Manager PLN Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo, Christyono serta pengurus dan amil serta muzakki YBM PLN. (HAMID)