Warga Torue Belum Tersentuh Bantuan Pemda

oleh
Salah satu Rumah warga Desa Torue yang ambruk sejak, Jum'at (28/9) yang lalu, sampai saat ini belum mendapat bantuan dari pemerintah setempat. (FOTO : MAL/Mawan)

PARIGI – Warga Desa Torue, Kecamatan Torue, hingga kini belum tersentuh bantuan apapun baik logistik maupun tenda pengungsian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong, pascagempa 28 September 2018 yang berkekuatan 7,4 SR.

Menjadi wilayah yang terkena dampak dari gempa belum lama ini, sedikitnya ada sekitar 300 rumah yang mengalami kerusakan baik ringan dan berat.

Kades Torue Wahyudin yang ditemui, Rabu (24/10) mengatakan, sampai saat ini bantuan dari pemerintah daerah untuk warga Torue yang menjadi korban, tak kunjung tiba sejak terjadinya gempa beberapa waktu lalu.

“Belum ada bantuan apa-apa baik itu supermi, telur, tenda dan lainnya sangat memperihatinkan bagi warga kami, ini sudah mau satu bulan,” keluhnya.

Kata dia, pemda hanya memberikan bantuan kepada mereka yang berada di wilayah eks Kecamatan Parigi bahkan sudah tersalurkan kesetiap kepala keluarga (KK), sementara untuk wilayah Selatan Parimo khususnya desa Torue belum mendapatkan apapun.

Bahkan, warganya yang tidak memiliki tempat tinggal lagi, terpaksa harus menumpang dirumah tetangga, untuk mendirikan tenda saja warga tidak mampu. Pihaknya sendiri tidak bisa berbuat apa selain mengharapkan bantuan dari pemerintah daerah untuk meringgankan beban mereka.

“Beberapa rumah rata dengan tanah sehingga tidak bisa ditempati harus membangun baru lagi, karena rata-rata dari mereka hanya berpenghasilan dibawah satu juta setiap bulannya dan bekerja sebagai buruh kasar,” jelasnya.

Pemedes sendiri tidak berani menganggarkan bantuan melalui dana desa, karena prioritasnya sangat jelas, untuk pelaksanaan program dan kegiatan bidang pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa, pelaksanaan program dan kegiatan yang bersifat lintas bidang dan yang terakhir bidang kegiatan produk unggulan desa, Bumdes, embung dan saran olahraga.

Ia menjelaskan, lokasi yang terparah didesa Torue berada didusun dua, tiga dan lima yang mengakibatkan rumah warga ambruk dan sebagian masih berdiri karena mengelami keretakan dibagian dinding dan lantai dihantam gempa.

Ia menambahkan, kerusakan yang dialami warga Torue sudah dilaporkan kepada pemda berupa foto rumah identitas dan fotocopy kartu tanda penduduk (KTP). (MAWAN)

loading...