Warga Bahodopi Digegerkan Mayat Membusuk dalam Salon

oleh
Proses olah TKP mayat Marwan pemilik Salon di Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sabtu (21/11) kemarin, (FOTO: IST)

MOROWALI- Mayat seorang laki-laki ditemukan dalam posisi terlentang di atas tempat tidur di dalam Kamar di Salon Marwa, di Dusun 2 (dua) Desa Fatufia Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali, Sabtu (21/11) kemarin, sekitar pukul 16.05 wita.

Kapolsek Bahodopi Iptu Zulfan mengatakan untuk identitas Korban Marwan alias Marwa (45), asal dari Desa Jawi-Jawi Kecamatan Bungku Selatan. Sementara alamat Domisili sekarang di Fatufia.

Zulfan menceritakan, kronologis penemuan mayat berawal, pada Sabtu kemarin sekitar pukul 16.05 WITA, di sekitar Salon Marwa tercium bau busuk yang menyengat. Beberapa orang tetangga berusaha mencari asal bau busuk tersebut.

Ternyata sumber bau busuk terdapat di dalam Salon Marwa, sementara kondisi pintu salon dalam kondisi tidak terkunci. Umar tetangga korban, masuk melihat ke dalam salon. Terlihat kondisi korban dalam posisi terlentang di atas tempat tidur dan sudah tidak bernyawa lagi. Selanjutnya para Saksi menginformasikan hal itu ke tetangga yang lain.

Zulfan mengatakan atas penemuan mayat tersebut, Petugas Kepolisian dari Polsek Bahodopi mendapat laporan dari Masyarakat dan langsung menuju TKP. Setelah tiba di lokasi, selanjutnya Petugas Polsek memasang Police Line dan melakukan Olah TKP.

Menurut Zulfan dari hasil olah TKP, posisi mayat sudah membengkak dan mengeluarkan cairan berbau busuk menyengat. Di sebelah kanan korban ditemukan minyak urut GPU, di sebelah kiri korban ditemukan HP milik korban.

Di dalam Kamar petugas menemukan pembungkus obat-obatan yang dijual bebas di apotik. Di antaranya CTM dan [arasetamol, serta barang-barang berharga milik korban berupa uang dan perhiasan juga masih utuh di tempatnya.

Zulfan menjelaskan, berselang beberapa saat kemudian, kakak kandung dan beberapa orang keluarga korban tiba di TKP. Dari keterangan keluarga korban memang memiliki riwayat sakit tekanan darah tinggi, dan dari Kesaksian tetangga, korban memang sudah tiga hari tidak terlihat dan Salon Marwah juga ditutup. Korban tinggal seorang diri di dalam Salon Marwa miliknya.

Setelah petugas dari Polsek Bahodopi selesai melakukan Olah TKP yang disaksikan langsung Keluarga korban, selanjutnya atas permintaan kakaknya, meminta agar korban segera dibawa ke Kampung halamannya di Desa Jawi-Jawi Kec. Bungku Selatan, dan keluarga menolak untuk dilakukan visum atau otopsi karena keluarga sudah menerima dengan ikhlas atas meninggalnya Marwan.

Lebih jauh Zulfan mengatakan, pada pukul 20.50 WITA jenazah dibawa dengan ambulance menuju ke Desa Tandaole, Kecamatan Bungku pesisir. Selanjutnya akan diseberangkan menggunakan perahu menuju Desa Jawi-jawi untuk dimakamkan/

Untuk penyebab Pasti kematian korban belum diketahui, dan masih dalam Proses Penyelidikan pihak Kepolisian Sektor Bahodopi.

Reporter: Harits
Editor: Nanang

Iklan-Paramitha