TMMD di Palolo, TNI dan Warga Rampungkan Jembatan Kura-Kura

oleh
Kerja sama antara TNI dan warga saat membangun kembali Jembatan Kura-Kura, Jumat (15/03). (FOTO: MAL/FALDI)

SIGI – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang ke-104 di Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, hingga telah merampungkan sejumlah pembangunan fisik di wilayah tersebut.

Salah satunya adalah perbaikan kembali Jembatan Kura-Kura yang sudah ada sejak zaman penjajahan Jepang. Jembatan itu difungsikan kembali untuk mempermudah transportasi antara Desa Kapiroe dan Sintuvu, dan secara umum demi kelancaran transportasi di wilayah Kabupaten Sigi.

Pantaun media ini, Jumat (15/03), pembangunan jembatan yang berada tak jauh dari perbatasan dua desa tersebut, terlihat tinggal menyisakan bagian tengah saja yang masih belum dilapisi dengan balok. Sementara di bagian barat jembatan juga belum semua dilengkapi dengan bronjong.

Dandim 1306 Donggala, Letkol I Made Maha Yudhiksa, mengatakan, hingga saat ini progres perbaikan kembali jembatan tersebut telah mencapai 90 persen.

Bahkan, sambung Dandim, saat ini sejumlah warga telah memfungsikannya kembali, baik dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun berjalan kaki.

“Tinggal beberapa bagian saja yang akan kita rampungkan, seperti bronjong di samping dan beberapa bagian di tengah jembatan ini yang belum dilapisi balok,” jelasnya.

Program TMMD ini juga merupakan bagian dari upaya mempercepat pemulihan Kabupaten Sigi, khususnya Kecamatan Palolo yang ikut terdampak gempa bumi, 28 September 2018 lalu.

Beberapa di antaranya akan menyasar pembukaan jalan sepanjang 11 kilometer dan empat jembatan serta pembangunan kantor tiga pilar, yakni Babinsa, Babinkantibmas dan kantor desa.

Di tempat yang sama, salah satu warga, Marjon, yang baru saja melintasi jembatan tersebut, mengaku, keberadaan TMMD sangat membantu warga.

Sebab, kata dia, sebelum adanya pembangunan kembali jembatan itu, warga harus memutar belasan kilometer untuk pergi ke kebun.

“Keberadaan mereka (Satgas TMMD) sangat membantu kami masyarakat pak, karena jembatan ini akan semakin mempercepat akses kami kalau pergi ke kebun,” katanya.

Sebanyak 150 personil TNI dikerahkan untuk menjalankan program yang berlangsung hingga 27 Maret 2019 mendatang. Program TMMD kali ini menyasar empat desa di Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi. (FALDI)