Tingkatkan Minat Baca, PT. Poso Energy Buka Taman Baca “Wawo Ntana”

oleh
Suasana peresmian modul taman baca bermuatan lokal “Wawo Ntana” SDN 1 Tentena, Jumat (30/08). (FOTO: MANSUR)

POSO – PT. Poso Energy bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Poso meresmikan pengoperasian modul taman baca bermuatan lokal “Wawo Ntana” di SDN 1 Tentena, Kelurahan Tentena, Kecamatan Pamona Puselemba, Jumat (30/08).

Kegiatan tersebut dipimpin Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu, disaksikan pihak  PT. Poso Energy, OPD terkait, unsur Tripika serta para guru sekolah setempat.

General Manajer (GM) PT. Poso Energy, Mohammad Basri Jalil, mengatakan, tujuan pendirian modul taman baca bermuatan lokal “Wawo Ntana” itu dalam rangka peningkatan sumber daya manusia serta mendorong tumbuhnya minat belajar masyarakat sejak dini.

Menurutnya, selain untuk peningkatan SDM, keberadaan taman baca tersebut merupakan bukti dan komitmen PT . Poso Energy dalam menyalurkan dana CSR yang tidak hanya focus kepada lingkungan, tapi juga untuk dunia pendidikan.

“Sebelum muncul gagasan untuk membuat modul taman baca ini, PT. Poso Energy sejak Tahun 2017 telah melakukan diskusi dengan beberapa pemerhati pendidikan di seputaran Kota Tentena. Hasil diskusi tersebut merumuskan beberapa permasalahan yang terjadi di masyarakat, satu di antaranya yang menjadi perhatian kami yakni minimnya minat baca,” ujar Basri.

Ia berharap, keberadaan taman baca tersebut akan menarik minat anak untuk berkunjung, membaca, menulis, bahkan menceritakan kembali apa yang dibaca atau malah bisa membuat tulisan mandiri.

Menurutnya, panduan kegiatan untuk taman baca dikhususkan untuk anak-anak berusia 4 sampai 12 tahun, dengan jumlah tema sebanyak 12.

“Kami juga ingin menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang telah meluangkan waktu dan tenaganya mulai dari proses pembuatan modul sampai pada acara hari ini. Semoga modul taman baca ini bermanfaat untuk Kabupaten Poso tercinta,” tutupnya.

Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu memberi apresiasi kepada pihak PT. Poso Energy yang telah menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk membuka modul taman baca itu.

Menurut Darmin, dengan adanya muatan lokal modul taman baca tersebut, maka para murid dapat mengenal adat dan budaya daerah leluhurnya sehingga merasa bangga dan senantiasa mencintai budaya kearifan lokal yang dimiliki.

“Untuk itu saya mengapresiasi kepada PT. Poso Energy, para penyusun modul bahkan semua yang terlibat dan masih mencintai budaya dan kearifan lokal agar tetap terjaga dan terpelihara meskipun di tengah arus globalisasi dan kemajuan tehnologogi komunikasi informasi,” ujarnya.

Bupati menambahkan, dengan masuknya muatan lokal Wawo Ntanaku ke dalam kurikulum pendidikan tingkat Sekolah Dasar (SD), maka menjadi terobosan baru dan menjadi satu langkah maju dan cerdas yang digagas Dinas Pendidikan bersama PT. Poso Energy dalam mengenalkan budaya lokal yang ada di Poso.

Menurutnya, dipilihnya SD sebagai lokus pembelajaran muatan lokal Wao Ntanaku, karena masa anak-anak masih memiliki memori yang kuat, sehingga ketika menginjak dewasa, hasil pembelajaran yang diterima tetap membekas seiring tumbuhnya logika berpikir anak.

“Saya yakin melalui terobosan baru yang dilakukan PT. Poso Energy bersama Dinas Pendidikan, akan memperkokoh jiwa karakter anak-anak kita menyongsong  masa depan yang lebih baik,” harap Darmin.

Acara pembukaan Modul Taman Baca “Wawo  Ntana” diakhiri dengan kegiatan lomba  membaca teks UUD 1945, Pancasila serta menyanyikan lagu khas daerah “Lemba Ntana Poso” oleh para murid SD, dipimpin Bupati.

Peserta lomba dinyatakan menang bila bisa menghafal atau membaca teks UUD 1945, teks Pancasila dengan lancar dengan hadiah hiburan berupa alat perlengkapan sekolah, seperti buku dan tas. (MANSUR)