Tiba di Palu, Kondisi Jemaah Haji Kloter 05 Sehat Wal Afiat

oleh
Ketua PPIH Provinsi Sulteng melakukan penyerahan jama’ah kepada Pemerintah Provinsi Sulteng di Aula Asrama Haji Transit Palu, Jum’at (14/09) (FOTO : MAL/YAMIN)

PALU – Jemaah haji Sulteng yang masuk dalam Kelompok Terbang (Kloter) 05 Embarkasi Balikpapan (BPN), tiba di Kota Palu sesuai jadwal, Jumat (14/09). Kedatangan mereka di Asrama Haji Transit Palu, disambut Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan sanak keluarga.

Sesuai laporan Ketua Kloter 05, jemaah yang tergabung di trip I berjumlah 215 orang dengan rincian 149 perempuan dan 66 laki-laki, kemudian 33 orang dari Kabupaten Tojo Una-Una sudah stand by di bandara untuk menuju Tojo Una-Una.

Kloter 05 khusus Trip I diberangkatkan dari Madinah, pukul 12.00 WAS, dan tiba di Balikpapan Pukul 15.30  Wita.

Secara umum, jemaah haji kloter 05 yang berjumlah 451 orang, semuanya dalam keadaan sehat sejak berangkat hingga tiba di tanah air.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulteng, H. Rusman Langke selaku Ketua PPIH Sulteng, mengatakan, total jemaah haji Sulteng tahun ini berjumlah 1999 orang, ditambah 21 orang petugas transit di Bandara Balikpapan.

Dari jumlah tersebut terdapat tiga jemaah yang meninggal di Makkah yakni, H. Maniso Bakri (56) asal Kota Palu yang tergabung dalam Kloter 07 BPN, H. Dinar Ali Umar (66) asal Kabupaten Banggai yang tergabung dalam Kloter 07 BPN dan H. Lapandu Lakarame (57) asal Kabupaten Tolitoli yang tergabung dalam Kloter 06 BPN.

Rusman mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah atas pembiayaan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, khususnya transportasi domestik dari Kota Palu ke Balikpapan, pergi pulang.

“Dengan harapan semoga ditahun berikutnya pembiayaan serupa tetap dipertahankan, bahkan ditingkatkan,” harapnya.

Rusman menyadari sepenuhnya bahwa dalam pelayanan PPIH selama ini masih terdapat hal-hal yang kurang sempurna. Olehnya, mewakili seluruh PPIH, dia menyampaikan permohonan maaf.

“Kami tetap mengharapkan kritikan dan koreksi guna penyempurnaan kegiatan di hari yang akan datang,” tutupnya.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulteng, H. Mohamad Hidayat Lamakarate mengaku bersyukur karena kondisi jemaah saat berangkat hingga pulang, tetap sama, dalam keadaan sehat.

“Atas nama bapak gubernur saya juga mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya jamaah yang dipanggil oleh Allah sementara beribadah di tanah suci,” tuturnya.

Saat ini, kata Hidayat, pemerintah sedang mendorong Kota Palu bisa menjadi embarkasi haji di Bandara Mutiara SIS Aljufri. Keinginan tersebut karena prasyarat menjadi embarkasi, sudah dipenuhi.

“Kami akan terus mengupayakan mendorong agar tahun depan kita sudah menjadi daerah embarkasi,” pungkasnya. (YAMIN)

loading...