Seluruh Struktur PBB di Sulteng Ditarget Rampung Akhir Januari

oleh
Ketua DPW PBB Sulteng, Herman Latabe

SIGI – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) Sulteng, Herman Latabe, mengatakan, kurang lebih dua bulan sejak dirinya diamanatkan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB, Prof. Yusril Ihza Mahendra menjadi Ketua DPW, dirinya terus melakukan koordinasi dengan seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) untuk menjalankan amanat Muktamar V Belitung dalam rangka menyelenggarakan Muscab V PBB se-Sulteng ke depan.

Herman yang saat ini merupakan Anggota DPRD Sigi, kini dipercayakan menahkodai DPW PBB Sulteng, menggantikan Andi Mansur Pasande. Sebelumnya, Herman sendiri menjabat sebagai Ketua DPC PBB Sigi.

“Alhamdulillah sampai saat ini sudah enam kabupaten yang menyelesaikan musyawarah cabang (muscab), yaitu Kabupaten Tojo Una-Una, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Morowali, Morowali Utara dan Kabupaten Tolitoli,” tuturnya, Rabu (15/01).

Selanjutnya, kata dia, Kabupaten Parigi Moutong akan melaksanakan muscab pada Rabu 15 Januari 2019, disusul Kabupaten Sigi pada tanggal 17 Januari dan Kota Palu pada tanggal 18 Januari.

“Insya Allah akhir Januari nanti, seluruh struktur DPC di 13 kabupaten/kota se-Sulteng sudah rampung,” ujarnya.

Menurutnya, untuk Kabupaten Donggala, Banggai, Poso dan Buol, kemungkinan tidak bisa mengadakan muscab, karena pengurus-pengurusnya sudah tidak aktif lagi, sehingga DPW akan melakukan pembentukan pengurus baru.

“Berdasarkan arahan dari Sekjen, Afrisanyah Noor agar Ketua DPW mempertimbangkan kembali teman-teman DPC yang masih aktif. Kalau memang masih bisa dipertahankan, maka akan dipertimbangkan untuk melanjutkan kepengurusan. Tapi kalau setelah dievaluasi kemudian dianggap tidak bisa juga mengembangkan partai, maka silahkan mengambil langkah yang bisa menguntungkan partai ini,” tegas Herman.

Terkait dengan empat kabupaten itu, kata Herman, pihaknya sudah berkomunikasi dengan beberapa calon ketua dan nantinya mau membantu membesarkan partai di daerahnya masing-masing.

“Jadi tidak perlu kita bikin Muscab lagi, Insya Allah kita mengundang pengurusnya minimal ketua, sekretaris dan bendahara untuk menyusun struktur, kemudian kita ajukan ke DPP untuk dibuatkan SK-nya,” terangnya.

Herman mengharap kepada pengurus yang sudah terbentuk maupun yang akan dibentuk, agar bekerja sesuai dengan apa yang diharapkan partai. Ketua DPC, kata dia, harus bisa bersinergi antara pengurus, baik dengan DPW maupun DPP.

“Nah, harapan kami, Insya Allah apa yang diusulkan ke DPP nantinya untuk ditetapkan menjadi ketua DPC, akan siap melaksanakan komitmen dalam pakta integritas dan kami bersama DPP juga mengevalusi kinerja teman-teman DPC,” ujarnya.

Kali ini, lanjut Herman, pihaknya tidak akan main-main. DPC tidak boleh lari dari komitmen dan bisa melakukan tiga hal yang menjadi program pokok yang harus terselesaikan, yaitu persoalan infrastruktur, terkait pengkaderan dan persoalan pencitraan. (HADY)