Satgas Ops Tinombala Persempit Ruang Gerak DPO Teroris

oleh
Suasana patroli sambang warga di Kecamatan Poso Pesisir, baru-baru ini. (FOTO: DOK. POLRES POSO)

POSO – Satuan Sabhara Polres Poso yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Operasi Tinombala III 2019 terus menggencarkan kegiatan patroli sambang warga secara rutin di beberapa  tempat yang masuk area operasi.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya menjaga situasi Kamtibmas, sekaligus untuk mempersempit ruang gerak para DPO teroris kelompok Ali Kalora yang diduga masih berkeliaran di wilayah Kabupaten Sigi, Parigi Moutong dan Poso.

Selain itu, patroli sambaing merupakan patroli imbangan terhadap upaya penegakkan hukum pasukan TNI-Polri yang terus melakukan pengejaran terhadap kelompok Ali Kalora di pegunungan Poso.

Pelaksanaan Operasi Tinombala III 2019 yang melibatkan ratusan personil elit dari TNI/Polri ini sebelumnya telah kembali diperpanjang hingga Desember mendatang dengan target penuntasan sisa DPO Ali Kalora Cs.

Kasat Sabhara Polres Poso, Iptu Sudji Hartono, di ruangannya, Rabu (04/09), mengatakan, dalam upaya penegakan hokum terhadap para DPO, polisi tetap mengedepankan pendekatan soft approach, salah satunya dengan Patroli Sambang Warga secara rutin.

“Selain untuk mempersempit ruang gerak para DPO, kegiatan ini juga sekaligus untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masayarakat, khusunya yang berada di wilayah operasi,” sebutnya.

Sudji menambahkan, saat pelaksanaan patrol, pihaknya yang melibatkan sejumlah personil  yang tergabung dalam Satgas Preventif Ops Tinombala dengan memberikan imbauan

“Imbauan secara lisan yang disampaikan kepada seluruh masyarakat, apabila mendengar atau melihat keberadaan para DPO, agar segera melapor kepada aparat terdekat. Polri terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” tutupnya. (MANSUR)