Samsurizal: Hindari Saling Fitnah Menjelang Pilkada

oleh
H Samsurizal Tombolotutu ketika menyampaikan sambutan pada acara silaturahmi dilaksanakan relawan Jasmera, di Desa Ampibabo Timur. (Foto: MAL/BAMBANG)

PARIGI – Bupati Parigi Moutong (Parimo), H Samsurizal Tombolotutu berkesempatan menghadiri undangan silaturahmi yang dilaksanakan relawan Jaringan Samsurizal Merakyat (Jasmera), Kecamatan Ampibabo, di Desa Ampibabo Timur,  Selasa (25/07).

Tak hanya relawan saja, kegiatan tersebut juga dihadiri warga setempat.

Pantuan MAL, acara silaturahmi berlangsung di kediaman pribadi salah seorang anggota relawan Jasmera itu, berlangsung santai dan penuh kekeluargaan.

Samsurizal Tombolotutu, dalam sambutannya mengajak masyarakat khususnya para relawan dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)  2018,  agar terus menjaga suasana damai, aman dan kondusif.

“Kemarin KPU Parigi Moutong telah melaunching tahapan Pilkda.  Olehnya, saya meminta kita semua menjauhi saling fitnah satu sama lain hanya karena berbeda pilihan,” ujar Samsurizal.

Dia mengungkapkan, dalam Pilkada tentu tidak dapat menghindari perbedaan pilihan di tengah-tengah masyarakat. Hal itu lanjut dia, merupakan konsekuensi dalam politik.

“Kalau ada yang tidak senang dan suka jangan mempersalahkan orang lain, tapi kembalikan ke diri sendiri,”  tekannya.

Dia juga mengungkapkan keinginannya untuk kembali bertarung pada Pilkada Parigi Moutong 2018 mendatang. Niat tersebut guna menyelesaikan program-program kerjanya yang masih tertunda.

“Masih banyak utang yang diselesaikan untuk Kabupaten Parigi Moutong. Makanya saya masih betarung Pilkada nanti,” ungkapnya.

Dia juga mengingatkan agar masyarakat turut serta menyukseskan agenda pemerintah daerah.

Menurutnya,  tanggal 11 Agustus nanti, tim komisi II DPR RI akan berkunjung ke Tinombo untuk melihat pemerakaran Tomini Raya dan berlanjut ke Moutong pada tanggal 12 Agustus.

“Jika ini terwujud, langka ketiga akan membangun Ampibabo menajdi Ibu kota Parigi. Sementara Parigi kita dorong menjadi Kota Madya,” sebutnya.

Selain itu, pada tanggal 27 September, Kabupaten Parigi Moutong kembali dipercaya menjadi tuan rumah Teknologi Tepat Guna (TTG), yang akan dihadiri semua kabupaten se Indonesia.

“Semua kabupaten wajib mengikuti dengan membawa 5 peserta. Belum lagi Insya Allah semua kades akan hadir untuk bertatap muka dengan Persiden. Makanya tidak kurang lebih 15.000 tamu yang akan memadati Kabupaten Parigi Moutong,” tutupnya.  (BAMBANG)