OLEH : Habib Ali Bin Muhammad Aljufri* Orang yang mulia adalah mereka yang memiliki tekad yang kuat. Memiliki kecemburuan, semangat, dan gairah untuk kebaikan terhadap diri sendiri dan orang lain.

OLEH : Habib Alwi Aljufri* KITA semua adalah pemburu barokah. Kita selalu saja memohon barokah. Kita selalu ingin bersama dengan sumber keberkahan, bersama dengan orang yang dengannya kita bisa mendapatkan

OLEH : H Mochsen Alaydrus Untuk mencoba sedikit  merenung dan berpikir siapakah orang yang paling berjasa dalam hidup kita setelah kedua orang tua kita? Jawabannya pastilah Guru. Guru ibarat pelita

Di antara jalan untuk meraih keberkahan dari Allah, ialah menanamkan semangat untuk hidup sehat dan produktif, serta menyingkirkan sifat malas sejauh-jaunya. Caranya, senantiasa memanfaatkan karunia Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan

SENYUM merupakan tanda awal ketulusan hati yang lebih berharga dari sebuah hadiah. Tersenyum bisa menghadirkan energi positif bagi diri sendiri dan orang lain. Tentu saja senyum yang dimaksud ialah senyum

“Ada anak bertanya pada bapaknya, buat apa berlapar-lapar puasa? Ada anak bertanya pada bapaknya, tadarrus tarawih apalah gunanya? Lapar mengajarimu rendah hati selalu. Tadarrus artinya memahami kitab suci. Tarawih mendekatkan

Ada kesan kuat saat ini bahwa sifat saling menyalahkan, merasa yang paling benar, serta senang melihat kesengsaraan yang dihadapi oleh sesamanya merupakan penyakit yang harus segera dihilangkan. Manusia merupakan makhluk

Sudah menjadi sunnatullah, bahwa manusia di muka bumi pasti diuji dengan berbagai hal. Diuji dengan sesuatu yang menyenangkan atau sebaliknya sesuatu yang tidak disukai. Sesuatu yang tidak disukai beragam macamnya.