Reses Abdurahim Nasar di Dusun Wana, Warga Keluhkan Perhatian Pemkot Palu

oleh
Anggota DPRD Kota Palu, Abdurahim Nasar Al-Amri menyerahkan paket bahan pokok dalam agenda Reses Caturwulan III Tahun Sidang 2020, di Dusun Wana, Kelurahan Tipo, Kecamatan Ulujadi. Selasa (20/10) (FOTO : IST).

PALU – Masa reses atau jaring aspirasi Caturwulan III Tahun Sidang 2020 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kota Palu, Abdurahim Nasar Al-Amri mendatangi  Warga Dusun Wana, Kelurahan Tipo, Kecamatan Ulujadi. Selasa (20/10).

Selain menjaring aspirasi, Politisi asal Partai Demokrat itu membagikan paket bahan pokok kepada seluruh warga di Dusun Wana.

Dusun Wana  terletak di lereng Gunung Gawalise, dusun tersebut  merupakan salah satu daerah terpencil di Wilayah Kota Palu. Untuk menjangkau daerah itu, dibutuhkan fisik dan nyali yang kuat, karena melewati medan yang cukup terjang.

Dikesempatan itu, seluruh warga yang mendiami dusun itu mengeluhkan tidak adanya perhatian Pemerintah Kota Palu kepada mereka. Terutama untuk pembangunan insfrastruktur jalan, Aliran listrik, rumah ibadah yang nyama dan fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK).

Terkait dengan hal itu, Abdurahim berjanji akan menampung dan menyampaikan aspirasi tersebut kepada Pemerintah Kota Palu, untuk ditindaklanjuti. Sebab, aspirasi yang disampaikan warga itu, merupakan kebutuhan-kebutuhan yang sangat mendasar.  

“Kalau untuk MCK saya sudah minta Dinas Perumahan dan Permukiman untuk segera mungkin merealisasikan, kabarnya secepatnya akan disiapkan kloset duduk untuk masing-masing rumah di dusun ini,” ucapnya.

Selain jaring aspirasi, dalam Reses itu Abdurahim juga menyerahkan paket bahan pokok, berjumlah 58 paket dari 215 paket yang disediakan untuk warga Dusun Wana tersebut.

Paket Bahan pokok yang berisikan beras 5 kg, gula pasir 1 kg dan minyak goreng 1 liter itu, dibagikan secara door to door.

“Total sembako yang kita bagikan 215 paket, akan dibagikan kebeberapa titik di Daerah pemilihan (Dapil) Palu Barat  dan Ulujadi. Untuk di Desa Wana kita bagikan 58 paket sesuai dengan jumlah Kartu Keluarga (KK) yang ada,” tandasnya (YAMIN)

Iklan-Paramitha