Pustu Wanasari Gunakan Kasur Palembang untuk Tempat Tidur Pasien

oleh
Kondisi tempat tidur pasien di Pustu Desa Wanasari. (FOTO: IST)

AMPANA – Kondisi Puskesmas Pembantu (Pustu) yang terletak di Desa Wanasari, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, sangat memprihatinkan.

Selain tempat tidur yang hanya menggunakan kasur palembang, kondisi bangunananya juga tidak layak untuk dijadikan tempat pelayanan kesehatan.

Menurut salah satu Anggota DPRD Tojo Una-Una, Samsari Pai, Rabu (09/10), pihaknya mendapati kondisi itu saat dirinya bersama anggota DPRD lain melakukan kunjungan kerja di Desa Wanasari.

“Tempat tidur pasien sangat memprihatinkan, mereka hanya menggunakan kasur biasa untuk tempat tidur pasien,” ungkapnya.

Selama 22 tahun, kata dia, sejak Pustu tersebut dibangun tahun 1996 belum ada sama sekali tersentuh bantuan rehabilitasi, baik dari Alokasi Dana Desa (ADD) maupun dari Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una.

“Pustu itu itu adalah kebutuhan utama masyarakat dalam penanganan pelayanan kesehatan. Seharusnya itu yang diperhatikan, karena warga Desa Wanasari terlalu jauh jaraknya untuk menjangkau Puskesmas,” katanya.

Kunjungan kerja anggota DPRD tersebut disertai pihak Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinkes dan Kepala Desa Wanasari.

“Harapanya SKPD terkait harus memperhatikan hasil kunjungan kerja. Kalau mereka tidak melakukan upaya perbaikan Pustu Wanasari maka kami dari DPRD akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak-pihak terkait. Jadi dinas harus memasukan itu dalam APBD karena Pustu itu sangat diperlukan masyarakat,” Tegasnya. (SAFA’AD)