Progres Pamsimas Belum Jalan Akibat Keterlambatan APBN

oleh
PAMSIMAS

PARIGI- Sebanyak 25 desa yang menerima Program Pamsimas tahun 2019 hingga kini mengalami keterlambatan. Akibat, pencairan anggaran program yang bersumber dari APBN belum ada.

“Setiap tahunnya memang seperti ini. Pencairan APBN untuk program itu didaftarkan pada tahap ketiga, sehingga dimungkinan akhir bulan ini atau Oktober nanti,”ungkap Kabid Cipta Karya, Vadlon yang ditemui Jum’at (6/9).

Dia mengatakan, keterlambatan anggaran tersebut pelaksanaannya program Pamsimas di desa itu belum bisa dilakukan, namun berbagai proses dimasyarakat telah berlangsung dan bahkan ada yang telah diselesaikan.

“Program ini kan juga menggunakan fasilitator sebagai pendamping masyarakat, mereka sudah melakukan proses disana. Tinggal menunggu dananya saja,” jelasnya.

Kata dia, keterlambatan juga dipastikan penyelesaian program yang dilakukan secara swakelola akan mengalami keterlambatan pula.

Namun, hal itu mendapatkan kebijakan dari pemerintah pusat, dan melihat dari pengalaman tahun sebelumnya, penyelesaian baru dapat terselesaikan pada bulan April tahun berikutnya.

“Kesalahan kan bukan dari kami, tapi dari pemerintah pusat. Karena kebijakan tetap diberikan oleh mereka. Biasanya kami dapat menyelesaikan pekerjaan dibulan April,” terangnya.

Ia menambahkan, untuk program Pamsimas yang bersumber dari APBD dengan lokasi sasaran di tujuh desa, pekan kemarin telah pada proses penandatanganan MoU, dan tinggal menunggu pencairan dana.

“Meskipun APBN terlibat, program swakelola ini bisa dilaksanakan dengan baik, sesuai rencana,” tutupnya. (MAWAN)