Produksi Jagung Sulteng Naik 90 persen dari Tahun Lalu

oleh
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulteng, Trie Iryany Lamakampali di Palu, Selasa (03/09) (FOTO : MAL/YAMIN)

PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi tengah (Sulteng) memiliki komitmen atas target yang diberikan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian menjadi salah satu lumbung komoditas pangan nasional untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri, terutama jagung.

“Alhamdulillah, tahun ini kalau jagung positif terus setiap tahun bahkan Sulteng menjadi salah satu daerah yang membantu pemerintah pusat mengekspor jagung ke luar negeri,”ujar  Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulteng, Trie Iryani Lamakampali di Palu, Selasa (03/09).

Kata Trie, sejak tiga tahun terakhir Pemprov Sulteng bersama Kementerian Pertanian berkolaborasi mendukung program pengembangan jagung dan komoditas pangan lain serta komoditas hortikultura di provinsi ini.

Petani Jagung (FOTO: IST)

Dia mengaku, Tahun 2018 lalu, produksi jagung di Sulteng mencapai 380 ribu ton dengan daerah penghasil Kabupaten Tojo Una-una, Poso dan Buol. Namun tahun 2019 kembali menaikan target sebesar 100 ribu ton, dengan daerah pengembangan Morowali Utara, Sigi, Donggala dan Banggai.

“Tahun ini target kita 100 ribu ton, sudah terealisasi bahkan nyaris tercapai lebih besar dari tahun kemarin. Yang jelas dari target itu kita sudah 90 persen lebih baik dari tahun sebelumnya,”katanya.

Trie menjelaskan, Wilayah Sulteng memiliki dua iklim, hal tersebut sangat menguntungkan untuk para petani terutama komoditas jagung.

“Di Sulteng itu tanam panen itu ada karena dua iklim. Wilayah barat ketika kekeringan, wilayah timur hujan, wilayah timur panas di sini hujan. Jadi setiap bulan itu kita panen, karena diuntungkan dengan dua iklim tadi ,”jelasnya.

Untuk mendorong produksi itu terus melimpah, pemerintah terus hadir memberikan bantuan untuk mendukung petani. Mulai dari peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM)  hingga fasilitas pendukung, seperti alat mesin pertanian, jalan usaha tani, pupuk dan benih.

“Kita akan selalu mendorong agar target terpenuhi, karena yang utama bagi saya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat kita. Karena itu Pemprov terus mendorong para petani di Sulteng untuk mengembangkan daerah sesuai dengan potensi lahan yang ada,”tandasnya. (YAMIN)