Prabowo-Sandi Diyakini Menang 70 Persen di Sulteng

oleh
Suasana temu wicara dan pembekalan Relawan Prabowo-Sandi Provinsi Sulteng dengan tema “Berjuang Demi Keadilan dan Kemakmuran Tanpa Batas Akhir” di Sekretariat DPD Gerindra Sulteng, dua hari lalu. (FOTO: MAL/IKRAM)

PALU – Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Calon Presiden (Capres)/Calon Wakil Presiden (Cawapres) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yakin dapat memperoleh 70 persen suara di Provinsi Sulteng pada Pemilu April mendatang.

Keyakinan itu diungkapkan Wakil Ketua BPN, Mayjen TNI (Purn), Judi Magio Yusuf saat temu wicara dan pembekalan Relawan Prabowo-Sandi Provinsi Sulteng dengan tema “Berjuang Demi Keadilan dan Kemakmuran Tanpa Batas Akhir” di Sekretariat DPD Gerindra Sulteng, dua hari lalu.

Tentunya, kata dia, kemenangan itu bisa dicapai bila diiringi dengan usaha dan kerja keras dari relawan dan partai koalisi.

“Hal ini sudah tercermin dari kehadiran relawan dan partai koalisi saat ini, begitu luar biasa. Dari semua daerah yang pernah dikunjungi, Sulteng yang terlihat kebersatuan memenangkan Prabowo-Sandi,” katanya.

Untuk itu, kata dia, relawan mempunyai tugas mencari pemilih supaya jangan sampai golput.

“Yakinkanlah suadara dan sanak kerabat untuk memilih nomor urut 02 Prabowo- Sandi,” katanya.

Dia juga berhàrap, para relawan benar-benar ikut mengawasi TPS-TPS, karena hasil di bawah bisa berubah ketika naik ke atas dan peluang kecurangan sangat besar terjadi.

Senada dengan itu, Direktur Direktorat Penggalangan BPN, Mayjen TNI (purn) Glenny Kairupan, mengatakan, saat ini kondisi bangsa sangat memprihatinkan. Tapi semangat dan keinginan suatu perubahan ditunjukan relawan dan koalisi Sulteng yang sangat tinggi.

Sementara Ketua DPD Gerindra Sulteng yang juga Gubernur Sulteng, Longki Djanggola, mengatakan, setiap relawan dan partai koalisi harus menanamkan rasa optimis memenangkan pasangan Nomor Urut 02.

“Meski realitas di lapangan berbagai cara dilakukan pihak sebelah, tapi masyarakat sudah cerdas dalam menentukan pilihannya,” katanya.

Terkait kecurangan yang ditemui di lapangan, maka yang dilakukan adalah meyakinkan masyarakat bahwa apa mereka lakukan itu salah dan tidak dibenarkan.

Longki juga memohon maaf pada relawan ingin menemuinya, bukan menghindar tapi karena kesibukan mengurus dampak dari gempa.

Dia mengatakan, pihaknya terbuka 24 jam bila ada ringin mengadakan kegiatan di kantornya.

“Asal dilakukam di kantor, semua pasti difasilitasi. Tidak usah khawatir,” imbuhnya.

Sementara Ketua Panitia, Abdul Wahid, mengatakan, kegiatan itu dilaksanakan atas semangat dan perjuangan relawan dan koalisi partai.

Temu wicara tersebut juga dihadiri Sekertaris Direktorat Penggalangan BPN, Masri Imansyah, sayap-sayap Gerindra, di antaranya Bemi, Permak Bodi, Garpas, Wali Padi, Cobra, GMI, Emak serta partai koalisi, yakni PKS, Partai Berkarya, PAN, dan Demokrat. (IKRAM)