Posko Sulteng Bergerak Dorong Pertumbuhan Ekonomi Penyintas

oleh
Koordinator Posko Sulteng Bergerak Doni Maidady, Dirut Eksekutif Walhi Sulteng Abdul Haris dan lainya , Selasa, (30/10), Foto ; IKRAM/MAL

PALU – Posko Sulteng Bergerak menerapkan dua metode dalam melaksanakan aksi-aksi kemanusian, yakni rappid assesment dan indepth assesment.

“Rapid Assesment bertujuan memastikan kebutuhan logistic bagi penyintas (korban selamat) dan indepth assesment guna menentukan wilayah intervensi yang akan diadvokasi,” kata Koordinator Posko Sulteng Bergerak, Doni Moidady di Jalan Rajawali, Senin (29/10) lalu.

Doni mengatakan, selain memiliki posko induk, dalam menjalankan aksi kemanusiaan atas bencana gempa, tsunami dan likuifaksi, pihaknya juga memiliki tiga  posko bayangan yang berada di Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Sigi untuk mempermudah kerja-kerja mereka.

Sampai saat ini kata dia, ada 194 relawan dari berbagai daerah baik dari Sulteng dan luar yang tersebar pada setiap posko yang ada.

Lebih lanjut dia mengatakan, sampai saat ini Posko Sulteng Bergerak telah melakukan distribusi logistic berupa sembako, air mineral, makanan siap saji dan kebutuhan lainya di 210 titik yang tersebar di 24 kecamatan terdampak bencana.

Kegiatan pendistribusian logistik ini, kata dia,  dibarengi dengan upaya pengobatan, psikososial bagi anak- anak, mendorong terbentuknya dapur umum, penerangan dan fasilitas sumber daya di lokasi pengungsian.

“Dalam melakukan upaya psikososial terutama bagi anak-anak, kami telah menjangkau 7  desa wilayah terdampak,” katanya.

Dia menambahkan, aktivitas mendukung psikososial ini dilakukan dalam dua kali kunjungan per minggunya.

Pihaknya juga berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi para penyintas selama di pengungsian. Seperti di Bukit Tantere, Desa Lero Tatari, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, 36 kepala keluarga yang ada telah berusaha mencukupi kebutuhanya dengan memanfaatkan sumber daya alam di sekitar lokasi pengungsian dengan mengumpulkan dan menjual bambu untuk kebutuhan hunian sementara (huntara) di daerah Sigi.

Dia mengatakan, Posko Sulteng Bergerak juga melakukan upaya penyediaan informasi via web sultengbergerak.com yang menyajikan peta daerah terdampak, sebaran titik kumpul, analisis kerusakan bangunan, kebutuhan logistik dan pencarian orang.

Posko Sulteng Bergerak memiliki 18 jaringan Posko Induk # Sulteng Bergerak WALHI, Kemitraan, KPA, AMAN, Solidaritas Perempuan, YAPPIKA, ActionaAld, Greenpeace Indonesia, HaRI Institute, Institute Hijau Indonesia, Auriga, NTFP, KIARA, KNTI, Bingkai Indonesia, JATAM, PWYP, Sheep Indonesia, Pena Bulu, KPPA, YMP, Bonebula, SP Palu, PBHR, YTM dan Posko Relawan Gorontalo). (IKRAM)

 

loading...