Peserta YES Angkatan Pertama Dijamin Jadi Tehnisi Siap Pakai

oleh
Sekprov Sulteng, Hidayat Lamakarate bersama General Manager After Sales & Motor Sports, PT YIMM. Muhammad Abidin dan pihak CV Akai Jaya Motor, saat meninjau ruang praktik peserta YES di dealer Yamaha, Jalan Imam Bonjol Palu, Kamis (08/08). (FOTO: MAL/RIFAY)

PALU – CV Akai Jaya Motor selaku main dealer Yamaha di Sulawesi Tengah, melaksanakan pembukaan program Yamaha Engineering School (YES) angkatan pertama tahun 2019, Kamis (08/08). Di Sulteng sendiri, program yang disupport oleh PT Yamaha lndonesia Motor Manufacturing (YIMM) itu adalah yang pertama kalinya.

Sekolah perbengkelan tersebut dibuka oleh Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulteng, Hidayat Lamakarate dan dihadiri Manager HRD CV Akai Jaya Motor, Nelson Yones, Kepala SMK Negeri 3 Palu Triyono selaku Kepala Kelas YES, Manager Ducation PT YIMM, Manager Service CV Akai Jaya Motor, beserta para teknisi Yamaha.

“Slogan Yamaha Semakin di Depan, saya kira sangat tepat, kenapa (karena) telah membuat keputusan yang sangat bijaksana untuk membuat program pendidikan ini di Sulawesi Tengah,” kata Hidayat pada kesempatan tersebut.

Ia mengatakan, program YES di Sulteng merupakan hal yang sangat positif karena dapat memberikan edukasi kepada para lulusan SMA/SMK sederajat untuk dilatih menjadi terampil.

Kepada peserta dia berharap agar memanfaatkan kesempatan itu sekaligus memberikan kesan yang baik.

“Tolong jadikan ini sebagai tanggung jawab untuk memberikan kesempatan kepada adik-adik kalian untuk bisa mengikuti program ini di angkatan selanjutnya dengan cara memberikan kesan yang baik, sehingga semakin banyak orang yang memiliki keterampilan khusus dalam mesin,” ujarnya.

Dia juga berharap kepada peserta agar jangan berpikir untuk bekerja di perusahaan besar, setelah menjadi lulusan YES.

“Tetapi manfaatkan pengetahuan yang didapat untuk menjadi terampil dan bisa menciptakan lapangan kerja sendiri. Kepada pihak Yamaha, kami berharap, jika memang hasil dari angkatan pertama ini baik, maka bisa dilanjutkan lagi ke angkatan-angkatan berikutnya,” tutupnya.

Sementara General Manager After Sales & Motor Sports, PT YIMM. Muhammad Abidin, mengatakan, jika memang bersungguh-sungguh dan disiplin mengikuti pendidikan, maka 20 peserta angkatan pertama tersebut dijamin akan menjadi tenaga yang siap pakai di dunia perbengkelan.

Selain itu, kata dia, lulusan dari angkatan ini juga akan ditempatkan di jaringan bengkel resmi Yamaha yang membutuhkan jasa mereka.

“Dan sebagian lagi bisa membuka usaha sendiri karena sudah memiliki kompetensi keahlian di bidang repair sepeda motor,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, sebenarnya Yamaha ingin membuka program ini di semua daerah di Sulteng, tetapi pihaknya terkendala keterbatasan infrastruktur. Di Palu sendiri, kata dia, keinginan untuk membuka program itu juga sudah lama, tapi karena ada musibah bencana alam, sehingga baru bisa dilakukan saat ini.

Bukan hanya YES, lanjut Abidin, pihaknya juga menyupport 718 SMK se Indonesia, 50 di antaranya adalah SMK-KKY (Kelas Khusus Yamaha), termasuk SMK Negeri 3 Palu.

“Semuanya kami berikan masing-masing lima unit sepeda motor dan peralatan yang lengkap. Materinya juga sudah SKKNI (Standar Kerja Kompetensi Nasional Indonesia) yang disusun bersama beberapa kementerian,” imbuhnya.

Terlaksananya kegiatan YES tersebut merupakan salah satu program Corporate Social Resposibility (CSR) dari CV Akai Jaya Motor.

Konsepnya, memberikan pendidikan mekanik tanpa dipungut biaya alias gratis kepada para lulusan SMA/SMK sederajat yang tidak mempunyai biaya untuk melanjutkan kuliahnya.

Di angkatan pertama tersebut, terdapat 20 lulusan SMK/sederajat yang berasal dari berbagai daerah di Sulteng, seperti Kota Palu, Parigi Moutong, hingga dari Banggai Kepulauan.

“Pesertanya sendiri memang dibatasi agar proses pendidikannya berkualitas. Kami bukan mengejar kuantitas tapi kualitas lulusan karena yang menandatangani sertifikatnya saya langsung,” ujar Abidin.

Menurutnya, peserta akan mengikuti pendidikan selama 4 sampai 5 bulan (1 bulan teori, 3 bulan praktik dan 1 bulan magang di jaringan bengkel resmi Yamaha). Proses pendidikan akan berlangsung pada Agustus hingga Desember 2019.

Mereka akan dibimbing tenaga pengajar dari main dealer yang merupakan instruktur yang sudah disertifikasi oleh Yamaha pusat.

Peserta sendiri  mendapat fasilitas pendidikan berupa seragam, buku pelajaran serta sertifikat YES.

Selain di Palu, YES ini sudah dibuka di Jakarta, Semarang, Medan, Makassar, Bandung, Lampung, Padang, Palembang, Bali, dan Banjarmasin. (RIFAY)