Pertama di Indonesia, Sulteng Gelar GenRe Award

oleh
Peserta GenRe Award tingkat Sulteng. (FOTO: MAL/YAMIN)

PALU – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKB) Sulteng bekerjasama dengan Generasi berencana (GenRe) Sulteng melaksanakan GenRe Xplore dan Genre Award tingkat Sulteng 2018. Kegiatan itu dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Palu, Sabtu (10/2) malam.

GenRe Xplore merupakan ajang kreatifitas seni budaya local berbasis GenRe yang dilaksanakan untuk kedua kalinya. Sedangkan GenRe Award merupakan ajang apresiasi program GenRe dalam bentuk penghargaan untuk lembaga/organisasi dan kelompok atau individu yang peduli pada program GenRe.

“GenRe Award pertama kami digelar di Sulteng bahkan di Indonesia,” kata Sekretaris Perwakilan BKKBN Sulteng, Andi Kameria.

Dia menyampaikan, GenRe Award merupakan salah satu sarana strategis untuk menggali dan mengasah potensi atau bakat remaja serta ajang meraih prestasi untuk membangun profesionalisme yang pada gilirannya akan mewujudkan remaja yang tumbuh sehat, cerdas, ceria, dan mampu merencanakan masa depannya sebelum memutuskan untuk menikah.

“Perlu diketahui bahwa tahun 2017 lalu Kota Palu dinobatkan sebagai salah satu kota layak pemuda Indonesia selain Kota Malang dan Kota Bandung. Kegiatan ini merupakan wujud dukungan kami terhadap remaja di Sulteng,”aku Kameria.

Dikatakannya, BKKBN menyadari kehidupan remaja merupakan kehidupan yang sangat menentukan bagi masa depan remaja. Baginya, masa depan remaja merupakan masa transasi kehidupabn remaja yang terbagi menjadi lima hal, yakni melanjutkan sekolah, mencari pekerjaan, memulai kehidupan berkeluarga, menjadi anggota masyarakat dan mempraktekkan hidup sehat.

“Bagaimana melewati transisi kehidupan remaja ? temukan jawaban melalui wadah yang kami sebut dengan Pusat Informasi dan Konseling remaja  (PIK R) sebuah organisasi yang dibentuk dari, oleh dan untuk remaja,”katanya.

Olehnya dia berharap adanya GenRe Award PIK R dan BKR terus berkembang baik kuantitas dan kualitasnya.

Dipenghujung, Kamaria menyampaikan sebagai bagian dari pemerintah, mengajak pada remaja maupun masyarakat secara umum menyatakan perang terhadap tiga isu besar, yaitu katakn tidak pada nikah diusia muda atau anak-anak, seks pranikah dan narkotik, psikotropika dan zat aditif lainnya.

“Dalam pandangan BKKBN tiga isu utama atau uang dikenal sebagai Triad KRR inilah yang kini sedang melanda remaja Indonesia. Oleh karena itu kegiatan ini diharapkan memberi motivasi yang positif bagi remaja untuk menyalurkan minat dan bakatnya sehingga terhindar dari Triad KRR,”tandasnya. (YAMIN)