Pengurus HPA Diminta Sedikit Bicara, Banyak Bekerja

oleh
Ketua Umum PB Alkhairaat, Habib Ali bin Muhammad Aljufri foto bersama Pengurus HPA Kota Palu, Selasa (20/08) malam. (FOTO: IST)

PALU – Tugas Pemuda Alkhairaat sangat berat. Sumpah dan janji yang diucapkan juga  turut dicatat oleh Malaikat Rakib dan Atid.

Untuk itu, para pemuda yang bernaung dalam Himpunan Pemuda Alkhairaat (HPA) Kota Palu, diharap bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab.

Hal ini dikatakan Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar (PB) Alkhairaat, Habib Ali bin Muhammad AlJufri, saat pelantikan Pengurus Daerah (PD) HPA Kota Palu, Selasa (20/08) malam, di Aula Ibnu Shina, Fakultas Kedokteran Unisa.

Habib mengatakan, peran pemuda sangat luar biasa dalam berbangsa dan bernegara.

“Jika ingin menghancurkan sebuah bangsa, maka hancurkan terlebih dahulu  pemudanya,” katanya.

Dia juga berharap agar keberadaan HPA Kota Palu bisa menjadi penghubung antara generasi yang baru menginjak remaja dengan generasi yang di atasnya.

Ia menyebutkan, banyak tantangan yang dihadapi ke depan. Ia lalu mengutip syair Pendiri Alkhairaat, Habib Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua yang intinya mengharapkan generasi muda Alkhairaat sedikit bicara, namun banyak bekerja.

Sementara Ketua PD HPA Kota Palu, Muhammad Rezal Aljufri, mengatakan, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan melakukan pengkaderan untuk mencetak kader militan.

“Insya Allah dengan dasar iman dan ilmu yang kami peroleh di Alkhairaat, maka sebagai anak, kami selalu meminta bimbingan dari pembina dan penasehat untuk pengembangan HPA Kota Palu ke depan,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Satuan (Kasat) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Polres Palu, R. Abd. Rasyid, berharap, HPA bias membantu pihak kepolisian dalam memberantas penyakit masyarakat, seperti curas, curanmor, dan narkoba.

“Alkhairaat memiliki kekuatan yang sangat besar, salah satunya HPA. Saya berharap agar  dalam setiap kegiatan teman-teman, selalu diselipkan imbauan kepada masyarakat untuk menjauhi narkoba dan menciptakan keamanan dan ketertiban,” pesannya.

Ketua Pengurus Wilayah (PW) HPA Sulteng, Dedi Irawan, berharap, pengurus HPA Kota Palu menjadi ujung tombak dan contoh bagi pengurus HPA di daerah lain.

“Ke depan juga bias menjadi penopang HPA wilayah serta HPA Pusat, bekerja sama dengan pemerintah dan penegak hokum menangkal aliran berbau radikalisme,” ujarnya.

Dedi mengajak Pengurus HPA Kota Palu untuk bersama-sama menabur benih kebaikan dalam menjalankan roda organisasi.

“Ibarat padi. Padi adalah kebaikan, sementara rumput itu kejahatan. Jika padi ditanam maka akan tumbuh rumput. Sebaliknya, jika kita tanam rumput, maka tidak akan mungkin tumbuh padi,” katanya mengibaratkan. (IWANLAKI)