Pengukuhan Pengurus Komda Alkhairaat Parimo, Habib Ingatkan Kebersamaan

oleh
Wakil Sekjen PB Alkhairaat,Saifullah Tompoh, mengukuhkan dan mengambil sumpah komisaris dan pengurus Komda Alkhairaat Parimo. Foto:(FOTO: MAL/BAMBANG)

PARIGI-Pengurus Besar (PB) Alkhairaat mengukuhkan dan mengambil sumpah pengurus Komisariat Daerah (Komda) Alkhairaat, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) yang diketuai Rusli Kinsal. Pengukuhan ini bertempat di salah satu gedung di Kompleks Alkhairaat Parigi, Sabtu (6/5).

Pengambilan sumpah Pengurus Komda Alkhairaat, dipimpin  Wakil Sekjen PB Alkhairaat, Saifullah Tompoh berdasarkan Surat Keputusan (SK) PB Alkhairaat nomor 803/302/PBA/2017, tentang Penetapan Komposisi dan Personalia Komisaris dan Komisariat Daerah Alkhairaat Kabupaten Parimo masa khidmat 2017-2022.

Hadir pula Dr Ali Hasan Aljufri, perwakilan Kementerian Agama Parimo, pihak Polres Parimo, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Parimo dan sejumlah tokoh Alkhairaat Parigi.

Habib Ali Hasan Aljufri ketika menyampaikan amanah Ketua Umum PB Alkhairaat mengingatkan, kepada komisaris dan seluruh pengurus Komda Alkhairaat Parimo, agar menjalankan seluruh tugas yang telah dibebankan, sebagaimana ikrar yang telah diucapkan pada pengambilan sumpah.

“Ketua Umum PB Alkhairaat, Habib Ali Bin Muhammad Aljufri, berharap seluruh pengurus Komda agar betul-betul menjalankan amanah yang telah dibebankan. Sebab,ketika berikrar dan sumpah telah diucapkan, maka telah dicatat oleh Allah SWT,” ujar Habib.

Selain itu, dalam menjalankan amanah tersebut, agar senantiasa menjaga kebersamaan yang dibarengi dengan kesadaran,baik kesadaran individu maupun kolektif.

Pihaknya menceritakan,Ketua Utama Alkhairaat Habib Sagaf Bin Muhammad Aljufri sering mengingatkan,agar dalam menjalankan organisasi harus dilakukan bersama-sama. Apalagi,dalam menjalankan roda organisasi sebesar Alkhairaat.

“Jika dilakukan sendiri-sendiri, tidak akan bisa kita melaksanakan amanah dari pendiri Alkhairaat,”pungkasnya.

Diingatkannya,dalam berorganisasi biasanya muncul sifat saling mengandalkan,sehingga muncullah penyakit kurang disiplin yang berakibat pada kelalaian.

“Padahal sifat lalai atau kurang disiplin ini, sangat berbahaya. Sebab, dalam Alquran kurang lebih 28 kali Allah ingatkan bahaya bagi orang yang sering lalai.”

“Olehnya kebiasaan kurang disiplin ini harus dirubah dalam berorganisasi,kaarena tidak disiplin sehingga tidak timbul kebersamaan. Padahal,kita bisa kuat kalau dilakukan bersama-sama,” tutupnya. (BAMBANG)