Pemkab Sigi Dukung Kawasan Konservasi

oleh
Lokakarya masalah penguasaan lahan di Kawasan Hutan Ulayat, Taman Nasional Lore Lindu, di salah satu hotel di Kota Palu, pekan lalu. (FOTO: MAL/HADY)

SIGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi berkomitmen selalu terbuka dalam mendukung pengelolaan kawasan konservasi.

“Program apapun yang sudah menjadi bagian dari rencana kerja Pemkab Sigi, baik dari pemerintah pusat maupun dari lembaga non  pemerintahan, sepanjang untuk kepentingan rakyat Sigi, maka akan kami sambut dengan tangan terbuka,” kata Wakil Bupati Sigi, Paulina dalam sebuah lokakarya masalah penguasaan lahan di Kawasan Hutan Ulayat, Taman Nasional Lore Lindu, di salah satu hotel di Kota Palu, pekan lalu.

Tentunya kata Paulina, yang menjadi pemegang hak dan aktor konservasi dan berpatisipasi untuk menjalankan wewenang dan tanggung jawab atas kawasan hutan konservasi adalah masyarakat, serta upaya penyelesaian permasalahan tenurial, khususnya masalah tanah di kawasan konservasi.

“Lebih bijak bila kita dan rakyat berada dalam satu pandangan, dalam suatu kerjasama kelembagaan yang baik. Intinya partisipasi rakyat sangatlah penting untuk menentukan keberhasilan pembangunan di Sigi,” tekannya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Wiratno, jajaran Staf Ahli khusus pada kantor Staf Presiden Noer Fauzi Rachman, pimpinan Dirjen PSKL, Dirjen Pengembangan Kawasan Perdesaan, pimpinan Balai Taman Lore lindu,  Dinas Kehutanan Provinsi Sulteng, BPKH dan BPSKL wilayah Sulteng, serta seluruh anggota gugus tugas Reforma Agraria. (HADY)