Pemkab Sigi Bantu Seragam Sekolah di Wilayah Terpencil

oleh
Kegiatan penyerahan bantuan kepada warga Dusun IV Raranggonau, Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru, pekan lalu. (FOTO: MAL/HADY)

SIGI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) bersama Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Sigi, menyerahkan bantuan seragam sekolah dan sepeda motor kepada masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil, pekan lalu.

Masyarakat yang dimaksud bermukim di Dusun IV Raranggonau, Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru.

Pemberian bantuan tersebut merupakan realisasi dari program Komunitas Anak Terpencil (KAT) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sigi, Basir Lainga, mengatakan, Pemkab tidak akan berdiam diri melihat kondisi masyarakat yang bermukim di wilayah terpencil atau pegunungan yang ada di daerah itu.

“Dengan adanya program KAT ini, maka secara langsung bisa membantu masyarakat di wilayah-wilayah terpencil, baik melalui program pendidikan, social, kesehatan dan lainnya,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, kemiskinan memang masih menjadi isu sentral yang mengemuka di Indonesia. Hal itu menjadi sebuah tantangan yang harus diselesaikan.

“Dibalik itu semua, Indonesia sebagai negara dengan wilayah yang luas memiliki kekayaan alam yang luar biasa serta keberagaman suku dan adat istiadat. Maka pemerintah memiliki peran penting untuk melakukan perubahan, khususnya dalam pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Dusun Raranggonau ini berbatasan langsung dengan salah satu desa yang ada di Kabupaten Parigi Moutong.

Untuk menuju dusun tersebut, harus menempuh jarak hampir satu jam perjalanan,  dengan menggunakan sepeda motor menyusuri lereng bukit yang berkelok dan menanjak.

Dusun ini dihuni sekitar 75 Kepala Keluarga (KK). Rata-rata, masyarakatnya cuma berladang.

Guna meningkatkan ilmu pengetahuan, Pemkab Sigi telah membangun sekolah satu atap (satap) SD dan SMP. (HADY)

loading...