Pemkab Parimo akan Kembangkan Kawasan Katulistiwa menjadi 10 Objek Wisata

oleh
Bupati Parimo, Samsurizal Tombolotutu (tengah). (FOTO" MAWAN)

PARIMO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, berencana mengembangkan kawasan katulistiwa yang berlokasi di Desa Sinei, Kecamatan Tinombo Selatan menjadi 10 obyek wisata.

“Sekarang dalam proses perencanaan oleh tenaga ahli, master plan di 10 titik yang telah kami rencanakan,” ungkap Bupati Parimo, Samsulrizal Tombolotutu, saat ditemui di Pantai Mosing, Jum’at (10/07).

Ia menambahkan, kawasan yang dimaksud yakni di garis ekuator, ekowisata persawahan, kawasan mangrove, lapangan golf, lintasan balapan, wilayah perikanan dan peternakan dan lainnya.

“Saat ini pekerjaan untuk sementara terhenti karena adanya bencana non alam pandemi Covid-19,” ucapnya.

Kata dia, perencanaan kawasan itu dijadikan sebagai proyeksi untuk mendukung persiapan ibu kota negara baru di Kalimantan Timur, sebagai salah satu penyangga pangan untuk daerah tersebut.

“Parimo sebagai penyuplai bahan pokok beras yang secara hitung-hitungannya bisa memenuhi kebutuhan di wilayah Indonesia Timur. Maka saat rapat bersama Presiden, Sulteng siap untuk memenuhi hal itu,” jelasnya.

Ia menambahkan, selain lokasi itu, pihaknya juga berencana membangun kota kembar serta kota satelit di desa ini. (MAWAN)

Iklan-Paramitha