Paska Bencana, 1162 KK Masih Tinggal di Huntara

oleh

PALU- Dua tahun lebih sudah bencana gempa, likuefaksi dan tsunami terjadi di Kota Palu, namun hingga saat ini masih banyak penyintas tinggal di hunian sementara (Huntara).

Berdasarkan sensus dilakukan tim Celebes Bergerak bulan Agustus-September 2020, masih terdapat 1612 Kepala Keluarga (KK) dan 6014 jiwa tinggal di Huntara, yang tersebar di Kota Palu.

Hal itu disampaikan Kepala Advokasi Celebes Bergerak Freddy Onara, dalam workshoop dilaksanakan Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Sulteng dengan tema ” Mitigasi dan penanganan bencana untuk perlindungan dan pemenuhan hak penyintas di Sulawesi Tengah” di salah satu hotel Kota Palu, Rabu (7/4).

“Dari efisiensi, artinya ada lima huntara tidak dihuni dan membuang-buang anggaran,” sebutnya.

Freddy mengatakan, pendataan itu dilakukan door to door terhadap 41 Huntara dihuni dari 46 Huntara terbangun, dan dari 48 unit direncanakan akan dibangun.

Rep: Ikram/Ed: Nanang