Pansus Padagimo DPRD Sulteng Tinjau Pemulihan Bencana di Parimo

oleh
Jalannnya rakor antara Pansus Padagimo DPRD Sulteng dengan Pemkab Parimo, Senin (13/07). (FOTO: MAWAN)

PARIMO – Panitia Khusus (Pansus) Pemulihan Pascabencana Palu, Donggala, Sigi dan Parigi Moutong (Padagimo) DPRD Provinsi Sulawesi Tengah melakukan rapat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong (Parimo), di lantai II Kantor Bupati, Senin (13/07).

Ketua Pansus Padagimo, Budi Luhur Larengi, mengatakan, Parimo merupakan wilayah terakhir yang dikunjungi, dengan tujuan untuk melihat dan mendengarkan secara langsung dampak kerusakan akibat gempa bumi, 28 September 2018 silam.

Selain itu, kata dia, tujuannya adalah menjalankan tugas kemanusiaan untuk penaganan rehab rekon.

“Kami datang dengan tiga tujuan, yaitu melihat penanganan rehab rekon, pemulihan ekonomi dan pemulihan psikologi pascagempa,” ucapnya.

Ia menjelaskan, Pansus awalnya dinamai Pasigala (Palu, Sigi dan Donggala), namun melihat kondisi Parimo juga terdampak, akhirnya diubah menjadi Pansus Padagimo.

“Kami bentuk pertama Pansus Pasigala dan itu hanya menangani tiga daerah saja, akan tetapi dengan melihat Parimo juga banyak rumah yang rusak sehingga kami sepakat menggantinya,” terangnya.

Menanggapi itu, Wakil Bupati Parimo, Badrun Nggai, menjelaskan, jumlah rumah rusak berat di Parimo sebanyak 553 unit. Jumlah rumah yang dibantu melalui dana pusat sebanyak 427 unit dan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Parimo sebanyak 126 unit.

“Alhamdulillah pencairan tahap pertama sudah diselesaikan 100 persen. Kami sangat bersyukur masyarakat juga antusias,” jelas Wabup.

Selain kerusakan bangunan, kata dia, terdapat korban meninggal dunia sebanyak 15 orang yang telah dibayarkan santunanya kepada ahli waris.

“Totalnya dana untuk rumah rusak ringan dan sedang sebanyak Rp85,420 miliar,” tutupnya. (MAWAN)

Iklan-Paramitha