NasDem-PKS Berpeluang Koalisi di Pilwakot?

oleh
Sekretaris DPW Nasdem, Muslimun (kiri) bersama Ketua DPD PKS Kota Palu, Rizal (tengah) di Kantor DPRD Kota Palu (FOTO : MAL/MOH.YAMIN)

PALU – Kurang lebih satu tahun menjelang perhelatan Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Palu, sejumlah petinggi partai politik, baik tingkat provinsi maupun tingkat kota sudah intens melakukan komunikasi politik dengan pihak eksternal.

beberapa partai politik yang telah intens melakukan komunikasi politik dengan partai lain, bahkan sudah mengumbar nama-nama kader potensial untuk maju, adalah Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Baru-baru ini, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Sulteng, Muslimun terpantau sedang berbincang serius dengan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Palu, Moh. Rizal di Gedung DPRD Kota Palu.

Kepada media ini, Rizal dan Muslimun tidak menampik bahwa isi komunikasi meraka adalah terkait Pilwakot Palu.

Rizal mengatakan, pada Pilwakot Tahun 2020 nanti, semua kandidat memiliki kans untuk bertarung. Terlebih PKS yang pada Pemilu baru-baru ini berhasil mengoleksi empat kursi dari empat daerah pemilihan (dapil) yang ada. Capaian tersebut, menurut Rizal, menandakan bahwa kepercayaan masyarakat kepada PKS mengalami peningkatan.

“Semua punya kans termasuk PKS,” katanya.

Rizal mangaku, saat ini pihaknya sudah melakukan penjajakan di internal. Sudah ada enam nama yang berasal dari aspirasi kader, seperti Muhammad Wahyudin (Ketua DPW PKS Sulteng), Akbar Zulfakar Sipanawa, Zainudin Tambuala (mantan Ketua DPW), Wiwik Jumatul Rofi’ah, Rusman Ramli (Wakil Ketua DPW) dan dirinya sendiri.

Di tempat yang sama, Muslimun juga mengaku saat ini sedang aktif melakukan penjajakan dengan partai lain untuk membangun koalisi, termasuk PKS.

Meski belum dilakukan secara resmi, kata Muslimun, namun komunikasi harus intens dibangun dengan petinggi-petinggi partai politik.

Muslimun tidak menampik, figur yang ditawarkan NasDem pada Pilwakot tahun depan adalah ketua DPW NasDem, Aristan. Meski demikan, pihaknya masih akan melakukan survei untuk mengukur elektabilitas figur yang akan mereka tawarkan itu. (MOH.YAMIN)