Moment Harganas XXVI, Sulteng Terima Enam Penghargaan Program KKBPK

oleh
Prosesi penyerahan penghargaan yang diterima Sulteng di Harganas XXVI di Kalimantan Selatan, Jum'at (05/07) (FOTO: IST)

PALU – Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menerima enam penghargaan Manggala Karya Kencana dan Dharma Karya Kencana atas program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Penghargaan diserahkan langsung Kepala BKKBN Pusat dr Hasto Wardoyo dalam acara malam temu prestasi dalam rangka Hari Keluarga Nasional XXVI di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (05/07) malam.

Penghargaan Manggala Karya Kencana diberikan kepada Bupati Tolitoli, Ketua TP PKK Tojo Unauna, Sigi dan Morowali Utara. Sedangkan penghargaan Dharma Karya Kencana  kepada Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah dan Wakil Bupati Tojo Unauna.

“Kita mendapat enam penghargaan. Dengan penghargaan ini, tidak berarti kerja kita selesai, tetapi justru menjadi komitmen untuk terus memajukan program kependudukan, KB, dan pembangunan keluarga,” ujar Plt Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng Tenny C Soriton, di Palu Ahad (07/07).

Plt Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Tenny C. Soriton

Tenny menjelaskan penilaian penerima penghargaan meliputi dua aspek yaitu aspek dukungan komitmen dan aspek capaian program KKBPK serta telah melalui proses peninjauan lapangan dari tim BKKBN.

“Aspek-aspek penilaian itu terpenuhi sehingga mendapat penghargaan Manggala Karya Kencana dan Dharma Karya Kencana,” tandas Tenny.

Sementara itu, Kepala BKKBN Hasto mengungkapkan penghargaan sebagai wujud apresiasi pemerintah pusat kepada para individu, keluarga, tokoh masyarakat, mitra kerja, maupun kepala daerah yang dinilai telah menunjukkan komitmen dan dukungan, serta berjasa dalam program KKBPK.

“Atas nama Pemerintah Republik Indonesia, kami ucapkan selamat kepada para penerima penghargaan  dibidang Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK),” katanya.

Kepala BKKBN mengingatkan kembali tentang pentingnya keluarga bagi pembangunan bangsa sebagai wahana untuk memenuhi kebutuhan asah, asih, dan asuh. Keluarga dikatakan menjadi ajang yang paling sempurna untuk menanamkan ketiga nilai karakter manusia Indonesia, yaitu integritas, etos kerja, dan gotong royong.

Hak itu dibangun sejak dini, sejak kehamilan, kelahiran, dan masa tumbuh kembang anak demi mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan keluarga kecil bahagia sejahtera. Hasto berharap penghargaan yang diterima akan menjadi pemicu semangat semua pihak untuk terus memberikan dukungan terhadap program KKBPK.

“Terima kasih atas segala komitmen saudara, saya harap penghargaan ini akan menjadi pemicu semangat bapak/ibu sekalian untuk terus memberikan dukungan terhadap Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan yang tidak kalah pentingnya yaitu Pembangunan Keluarga,”tandasnya. (MOH.YAMIN)