Masyarakat Morowali Keluhkan Pemadaman Listrik Tiba-tiba

oleh
Kantor PLN di Bungku, Morowali

MOROWALI-Masyarakat Kabupaten Morowali belakangan ini mengeluhkan dengan adanya pemadaman listrik secara tiba-tiba, yang dilakukan oleh PLN setempat.

“Saya bingung dengan PLN, pemadaman listrik masih terjadi dan pemadaman itu pun tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. Akibatnya perabotan rumah tangga seperti televisi, komputer dan lainnya mengalami kerusakan,” kata Anto salah satu warga Bungku.

Anto mengatakan, hampir dua bulan terakhir ini pemadaman listrik tiba-tiba terjadi tanpa ada pemberitahuan kepada masyarakat.

“Kami mengerti apabila ada kerusakan jaringan listrik dan sebagainya dari pihak PLN. Tetapi dampak negatif yang ditimbulkan akibat pemadaman listrik secara tiba-tiba seperti kerusakan alat rumah tangga, siapa yang mau ganti rugi,” kata bapak dua orang anak tersebut.

Anto berharap pemerintah segera menyelesaikan permasalahan listrik khususnya di “Kabupaten Mega Tambang tersebut”.

“Sudah seharusnya pemerintah bisa lebih memikirkan akan hal itu. Sebab bukan hanya berdampak di lingkungan rumah tangga, namun para pelaku ekonomi kretif dalam skala kecil cukup mengalami kerugian,” keluhnya melalui media ini.

Warga lainnya, Rois mengatakan selama pemadaman listrik secara tiba-tiba oleh PLN, sangat mengganggu pekerjaan kantor yang harus diselesaikan dengan tepat waktu.

“Saya sempat kesal dengan pemadaman listrik secara tiba-tiba, sebab perkerjaan yang dikerjakan tidak sempat tersimpan di komputer akibat listrik padam. Terpaksa harus mengulang kembali,” ujarnya.

Rois berharap, apabila PLN memang mempunyai masalah dan kendala, sebelumnya bisa memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat tentang jadwal pemadaman bergilir. Jangan sampai membuat masyarakat semakin gerah.

Sementara itu Manajer Unit Layanan Pelanggan PLN Ranting Bungku Amirul Huda saat mengatakan pihaknya sudah melaporkan keluhan masyarakat tersebut kepada pimpinan PLN, baik yang di Palu maupun di Manado wilayah Sulutenggo.

“Kami juga sudah melaporkan kepada atasan yang ada di Palu maupun yang di Manado terkait adanya gangguan yang terjadi di PLN Ranting Bungku Pak,” katanya ditemui diruang kerjanya Jum’at (05/04).

Menurut Amirul Huda, yang menjadi kendala kurangnya daya PLN karena debit air yang ada di PLTMH Sakita menurun karena musim kemarau. Belum lagi panel untuk singkron (PCC) yang kurang normal sering mengalami gangguan secara tiba-tiba.

Amirul Huda menambahkan kenapa dilakukan pemadaman bergilir dikarenakan salah satu pembangkit listrik yang ada di PLTD Bahoruru mengalami kerusakan, dan rencana akan mendatangkan teknisi dari PLN pusat untuk memperbaiki.

“Saat ini ada satu mesin kami yang mengalami kerusakan parah dan dalam perbaikannya harus mendatangkan teknisi dari pusat pak,” tutupnya.

Sebelumnya pihak PLN sudah membuat jadwal pemadaman bergilir di seluruh wilayah Kabupaten Morowali melalui media Sosial WA group, namun hal itu tidak sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan.

Reporter: Harits
Editor: Nanang