Mari Jalin Silaturahim dan Berpolitik Santun dalam Pilkada

oleh
Ustadz S. Amin

Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2018 yang akan berlangsung di Kabupaten Donggala tidak menutup kemungkinan akan dijadikan ajang untuk melakukan perpecahan di masyarakat oleh kelompok tertentu. Untuk itu, semua pihak diminta bersama-sama menjaga tali silaturahim.

“Silahkan berbeda pilihan namun persatuan dan kesatuan tetap dijaga dengan baik serta jangan mudah terpancing akan hal-hal yang bersumber dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum yang dapat merugikan masyarakat khususnya Kabupaten Donggala,” demikian imbauan Ustadz S. Amin selaku Tim Sukses Paslon Nomor Urut 3, Vera Elena Laruni – Taufik M. Burhan (VEGATA).

Kepada masyarakat Kabupaten Donggala, dia meminta agar jangan mudah terhasut dengan politik uang, berita-berita hoax, ujaran kebencian dan isu SARA yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan.

Sementara kepada seluruh tim sukses, tim pemenangan dan organisasi pendukung Paslon Bupati/Wabup juga diharapkan berpolitik secara santun.

“Selain itu penyelenggara Pilkada yaitu KPU dan Panwaslu agar bersikap independen, profesional, benar-benar taat pada aturan dan undang-undang yang berlaku. Jangan sampai condong terhadap Paslon Bupati/Wabup tertentu sehingga menjadi pemicu terjadinya konflik di wilayah Kabupaten Donggala,” ujarnya.

Untuk melahirkan pemimpin Kabupaten Donggala yang benar-benar diharapkan dan dapat menciptakan kesejahteraan dan kabupaten yang lebih baik dan maju, maka diharapkan kepada masyarakat agar menyalurkan hak pilihnya pada tanggal 27 Juni 2018 di TPS masing-masing yang telah ditentukan oleh penyelenggara Pilkada.

“Karena pilihan masyarakat itu sangat penting yang akan menentukan nasib Kabupaten Donggala selama lima tahun kedepan,” pesannya. ***