Mari Bahu Membahu Menjaga Kamtibmas Pascabencana

oleh
Salim Alatas

Sejumlah wilayah di Provinsi Sulteng baru saja ditimpa musibah bencana alam, berupa gempa bumi, tsunami dan likuifaksi. Salah satu wilayah yang terdampak parah adalah Kabupaten Sigi.

Di saat yang sama, Kabupaten Sigi beserta seluruh daerah lainnya di Indonesia, juga sedang berhadapan dengan tahun politik menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) serentak, tahun 2019.

Di masa-masa seperti ini, tentu banyak gejolak yang timbul di tengah masyarakat, yang dikhawatirkan bisa mengganggu jalannya Kamtibmas.

“Ada banyak hal yang perlu kita waspadai di masa-masa pemulihan pascabencana ini, ya

ng tentunya memiliki kaitan dengan tahun politik yang bisa saja mengganggu keamanan dan kenyamanan di tengah masyarakat,” kata salah satu tokoh pemuda Kabupaten Sigi, Salim Alatas, Selasa (06/11).

Untuk itu, dia mengajak kepada semua pihak untuk mendukung upaya Polri dalam menjaga stabilitas keamanan maupun stabilitas sosial politik, agar penyelenggaraan pesta demokrasi dan pemulihan pascabencana bisa berjalan dengan baik.

“Pentingnya sinergitas antara Polri dan elemen masyarakat menjelang Pileg dan Pilpres, sangat diperlukan untuk menghindari adanya isu SARA dan politik identitas yang sudah marak terjadi sebagai senjata untuk menyerang lawan politik. Kami mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk saling mengingatkan dan menjaga situasi yang sudah terjaga ini serta tidak mudah menerima segala bentuk berita hoax dan mengutamakan kroscek informasi yang ada,” ajak caleg Partai NasDem itu.

Dia juga mengungkapkan bentuk supportnya kepada warga Palu, Donggala dan Sigi agar bisa cepat bangkit dan kuat dalam menghadapi musibah ini. ***

loading...