Lima Calon Rektor IAIN Serahkan Visi-Misi ke-Senat

oleh
Rapat Senat yang dipimpin oleh Ketua Senat Sofyan Bachmid, Jumat (8/9).

PALU – Lima calon rektor telah menyerahkan visi dan misi kepada Senat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, yang diterima oleh Ketua Senat Sofyan Bachmid dan Sekretaris Senat Nurdin.

“Iya rapat senat hari ini agendanya hany satu yaitu penyerahan visi dan misi calon rektor kepada senat IAIN Palu,” ungkap Sekretaris Senat IAIN Palu, Nurdin.

Penyerahan visi dan misi calon rektor berlangsung dalam rapat senat dipimpin ketua dan sekretaris senat IAIN Palu, Jumat 8/9 sore.

Dalam rapat itu, senat memberikan kesempatan kepada lima kandidat untuk menyampaikan visi dan misi diikuti oleh lima calon rektor yaitu Lukman S Thahir, H Zainal Abidin, Saggaf S Pettalongi, Adam dan Nasaruddin.

Calon rektor juga dipersilahkan menulis visi dan misi sebaik-baik mungkin, pada kertas yang diberikan oleh senat tanpa diketik menggunakan komputer.

“Visi dan misi yang ditulis diharapkan dapat ditulis dengan sebaik-baiknya serta muda dibaca,” kata Ketua Senat IAIN Palu.

Ia menyebut visi dan misi yang ditulis tangan oleh calon rektor akan dikirim ke Kementerian Agama melalui rektor IAIN Palu, H Zainal Abidin

Proses penyerahan visi dan misi tersebut merupakan salah satu tahapan yang wajib dilaksanakan oleh senat, setelah menerima berkas seleksi administrasi calon rektor dari Rektor IAIN Palu.

Dua dari lima calon tersebut yaitu H Zainal Abidin dan Lukman S Thahir merupakan alumni strata satu Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Datokarama Palu. Sementara Saggaf S Pettalongi MPd merupakan alumni strata satu STAIN Ternate Maluku Utara. Selanjutnya Adam  dan Nasaruddin adalah Alumni strata satu IAIN Alauddin Makassar Sulawesi Selatan.

Masa kepemimpinan rektor IAIN Palu ini akan berakhir pada Desember 2017. Zainal Abidin menjabat sebagai rektor IAIN Palu atas penunjukan Menteri Agama Surya Dharma Ali, ketika STAIN Datokarama Palu resmi beralih status menjadi IAIN Palu tahun 2013 lewat peraturan presiden yang di tandatangani oleh Susilo Bambang Yudhoyono. (NANANG IP/ANT)