KPU Sulteng Terbaik Tiga Penataan SDM se-Indonesia

oleh
Ketua Divisi Parmas dan SDM, KPU Provinsi Sulawesi Tengah, Sahran Raden (kanan) dan Kabag SDM KPU Sulteng, Djufri Salingkat usai menerima penghargaan dari KPU RI. (FOTO: IST)

PALU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI memberikan penghargaan enam kategori penilaian terbaik bagi satua kerja (satker) KPU provinsi se-Indonesia di bidang SDM. Pemberian penghargaan ini bersamaan dengan Rakor SDM untuk Meningkatkan Kompetensi Kinerja KPU di Palembang, 4-6 Juli 2019, dihadiri Ketua KPU RI Arief Budiman dan komisioner lainnya.

Semenara dari KPU provinsi dihadiri oleh Ketua Divisi Parmas dan SDM serta Sekretaris dan Kabag SDM.

Pada kesempatan itu, KPU Provinsi Sulteng mendapatkan penghargaan dalam dua kategori sekaligus yakni terbaik tiga Pemutakhiran Data SDM Melalui Sistem  Informasi Penyelenggara Pemilu (SIPP)  dan terbaik tiga Pelaksanaan Reformasi Birokrasi.

“Alhamdulillah dalam setahun kita bekerja secara baik dan efektif serta efisien dalam penataan Kebijakan Penataan Sumber Daya Manusia KPU Provinsi se-Sulawesi Tengah,” kata Ketua Divisi Parmas dan SDM, KPU Provinsi Sulawesi Tengah, Sahran Raden, Ahad (07/07).

Sahran juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua pihak, baik di KPU provinsi maupun KPU kabupaten/kota se-Sulteng serta pihak lainnya yang turut serta berpartisipasi dalam pengembangan dan peningkatan SDM KPU Provinsi Sulawesi Tengah.

“Mudah-mudahan kerja pengembangan dan penataan  SDM untuk KPU Provinsi Sulawesi Tengah akan menjadi lebih baik dalam meningkatkan kinerja KPU untuk melakssnakan tahapan pemilu dan pelaksanaan Pilkada serentak pada tahun 2020,” harapnya.

Rapat Koordinasi (Rakor) SDM KPU se Indonesia di Palembang yang mengambil tema “Konsolidasi SDM untuk Meningkatkan Kompetensi dan Kinerja KPU” sekaligus menjadi ajang evaluasi bagi KPU dalam melaksanakan Pemilu 2019, di mana SDM merupakan salah satu lokomotif penyelenggaraan pemilu di Indonesia.

“Konsolidasi SDM ini penting dan stretagis setelah kita melalui pemilu 2019 yang penuh tantangan tersendiri. Konsolidasi ini juga penting dalam rangka mempersiapkan SDM  dalam rangka menghadapi  pilkada serentak tahun 2020,” tutup Sahran. (RIFAY)