KPU Parigi Moutong Launching Media Center

oleh
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Parigi Moutong, melaunching media center, Selasa (26/9).
PARIGI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Parigi Moutong, melaunching media center, Selasa (26/9).  Media center dimaksudkan sebagai pusat pelayanan informasi kepada masyarakat, pemangku kepentingan serta instansi terkait.
Launching tersebut dipimpin langsung Ketua KPU Parigi Moutong, Amelia Idris didampingi sejumlah komisioner lainnya, Ikbal Bungadjim dan Dirwan Korompot.   Hadir pula Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Mohammad Iqbal.
Ketua KPU Kabupaten Parigi Moutong, Amelia Idris mengatakan, keberadaan media center guna melakukan penyebaran informasi terkait segala tahapan dan pelaksanaan pemilihan kepala daerah di daerah itu.
Selain itu, media center merupakan wadah dalam menginformasikan pendidikan politik ke masyarakat terhadap proses demokrasi, khususnya pelaksanaan Pilkada serentak 2018 mendatang.
“Sehingga dengan hadirnya media center dan keterlibatan wartawan yang terhimpun dalam Pokja kehumasan, dapat membantu meningkatkan partisipasi pemilih,” ujar Amelia.
Terkait pelibatan wartawan dalam Pokja Kehumasan, pihaknya berharap agar tetap menyampaikan informasi secara jujur mengenai proses penyelenggaraan Pilkada, khususnya yang dilakukan oleh KPU dan penyelengara adhoc.
Sebab menurutnya, KPU juga butuh kritikan konstruktif, baik dari masyarakat (Pemilih), Partai Politik dan Peserta Pemilu.
“Kritikan konstruktif terhadap KPU menunjukan bahwa proses penyelenggaraan pemilu tidak stagnan,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua AJI Sulteng, Mohammad Iqbal, mengimbau kepada wartawan yang terlibat dalam Pokja Kehumasan KPU Parigi Moutong, tetap bekerja profesional dan melakukan kritik konstruktif terhadap penyelenggaraan Pilkada, baik terhadap penyelenggara maupun prosesnya.
Sebab kata dia, wartawan, KPU dan seluruh stakeholder tentu memilki tujuan yang sama, yakni meniciptakan Pemilu damai dan berkualitas.
“Kita harus satu misi bahwa Pilkada di Parimo terkenal dengan amannya, bukan karena ributnya,” tutupnya. (BAMBANG)