Kongres PSSI Sulteng Digelar 19 Desember

oleh

PALU – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Tengah akan menggelar kongres di Kota Palu, 19 Desember 2017 mendatang. Sejumlah nama yang digadang menahkodai organisasi sepak bola tersebut mulai menguat. Sebut saja,Hadiyanto Rasyid, Muhlis Yabi, Irwan Lapata, Deni Farden dan H Aminuddin Ponulele yang saat ini masih menjabat Ketua Umum Asprov PSSI Sulteng.

Panitia Pelaksana, H Kasmuddin Kasim kepada media ini, Ahad (10/12), mengatakan musyarawah provinsi atau yang kini populer dengan nama kongres PSSI Sulawesi Tengah sudah diputuskan untuk digelar 19 Desember 2017 di Palu. Dikatakan, kongres kali ini serentak digelar secara nasional termasuk di Sulawesi Tengah yang masa kepengurusannya memang berakhir tahun ini.

“Kongres ini memang serentak digelar di Indonesia termasuk di Sulteng. Tanggal 19 desember itu digelar di sejumlah daerah,” terangnya.

Soal kesiapan kongres, Kasmuddin yang juga Sekretaris Umum Asprov PSSI Sulteng ini mengaku secara umum tidak ada kendala dan sudah mencapai 90 persen. Pihaknya pun sudah mengirimkan surat undangan kepada pengurus Asosiasi Kabupaten dan Kota di seluruh Sulawesi Tengah yang nantinya menjadi vooter. Ia pun berharap pelaksanaan kongres kali ini bisa berjalan dengan aman dan lancar.

Soal nama-nama calon yang bakal meramaikan pemilihan ketua Asprov Sulteng itu, Kasmuddin mengaku adanya sejumlah nama seperti Hadiyanto Rasyid, Irwan Lapata, Muchlis Yabi dan Deni Farden. Termasuk pula Prof H Aminuddin Ponulele yang saat ini masih menjabat sebagai Ketua Umum.

“Nama-nama tadi yang ramai dibicarakan bakal maju sebagai calon. Termasuk pak prof yang masih menyatakan kesediaannya untuk maju. Semua punya hak untuk maju tentunya. Kita tidak boleh batasi,” ujarnya.

Kasmuddin berharap agar siapapun yang terpilih nantinya menjadi Ketua Umum Asprov PSSI Sulteng harus didukung agar bisa menjalankan roda organisasi dengan baik. Menurutnya yang lebih utama saat ini bagaimana memikirkan untuk memajukan persepakbolaan Sulawesi Tengah yang dulu pernah disegani di kancah nasional. (SAM)

loading...