Komunitas TDA Bangkitkan Perekonomian Pascagempa

oleh
Presiden TDA 5.1, Bimo Prasetyo saat memberikan arahan dan motivasi kepada anggotanya dalam acara Kopdar TDA Palu, Senin (05/11), Foto : IKRAM/MAL

PALU – Komunitas Tangan Di Atas (TDA), dalam waktu dekat ini akan menggelar pesta wirausaha guna membangkitkan perekonomian pascagempa, tsunami dan likuifaksi di Kota Palu, Donggala dan Sigi (Pagasi).

“TDA akan fokus pada program kebangkitan ekonomi. Tentunya ini akan menjadi program inisiatif, sekaligus sebagai perekat bagi komunitas wirausaha lainnya, sekaligus sebagai langkah kongkret, sinergi kita dengan pemerintah dan sebaiknya hal ini dimanfaatkan,” kata Presiden TDA 5.1, Bimo Prasetyo saat kopi darat TDA Palu untuk Palu Bangkit, di salah satu ruko Jalan Tanjung Dako, Palu, Senin (05/11).

Pihaknya meyakini, jika ekonomi bergerak, maka bisnis akan baik lagi dan secara langsung akan memberi dampak bagi warga sekitar.

“Tenaga kerja bisa terserap, kebutuhan orang-orang Palu terpenuhi. Ini tantangannya sekarang. Bisnis besar itu selalu hadir dari persoalan sosial, bagaimana kita bisa memahami dan memberikan solusi terhadap persoalan tersebut,” katanya.

Sementara Ketua TDA Peduli Nasional, Afiah Mamun, mengatakan, sesaat setelah gempa, malam itu juga banyak transferan dana dari para donator, hingga ratusan juta.

Dana tersebut, kata dia, juga akan didonasikan secara efektif melalui beberapa program.

“Hasil koordinasi dengan Ketua TDA Palu, Syahril, akan membeli produk anggota TDA Palu dan kebutuhan logistik lainnya untuk didonasikan kepada korban gempa, tsunami dan likuifaksi,” katanya.

Selain itu kata dia, juga memberikan pinjaman lunak bagi anggota TDA Palu yang nilainya bervariasi, asalkan usahanya jelas. Dengan harapan, bila ada keuntungan, maka harus segera dikembalikan dalam jangka waktu enam bulan.

Sementara Direktur Epik, Danton Prabawanto, mengatakan, TDA Palu harus tumbuh dan bangkit melalui wirausaha.

“Ini kesempatan dan peluang yang sangat besar, karena masih banyak pelaku wirausaha yang belum kembali. Tapi kunci yang dibutuhkan untuk menuju hal tersebut, adalah bagaimana semangat bangkit itu ada dan tersebar sehingga dengan peluang-peluang yang ada tersebut, kita bisa menjadi motor, motivasi untuk kebangkitan semangat wirausaha di Palu,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, masing-masing anggota TDA membawa produk usahanya untuk saling berbagi dan bertukar. (IKRAM)

loading...