Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Pembangunan Jalan ke Pantai Mosing Naik ke Penyidikan

oleh
Asisten pidana khusus Kejati Sulteng Edward Malau (tengah) Aswas Kejati Teuku Muzafar (kiri) dan Kasipenkum Humas Kejati Inti Astutik saat konferensi pers di aula Baharuddin lopa Kejati Sulteng, Jum'at (16/10). (FOTO: MAL/Ikram)

PALU- Kasus dugaan korupsi Dana Desa untuk pembukaan jalan ke hutan mangrove menuju Pantai Wisata Mosing, Desa Sinei Kabupaten Parigi Moutong, dinaikkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan.

“Setelah kurang lebih 1 bulan tim mengumpulkan fakta-fakta, tim telah menemukan perbuatan melawan hukum, sehingga kasusnya dinaikkan statusnya ke penyidikan,” kata Asisten Pidana Khusus Edward Malau, saat konferensi pers di Aula Baharuddin Lopa Kejati Sulteng, Jumat (16/10).

Ia menyebutkan, karena di penyidikan ini untuk mencari, adanya perbuatan melawan hukum. Perbuatan melawan hukum ini, ditemukan dana desa yang tidak tepat penggunaannya/peruntukannya.

“Ada sekitar 5 desa menggunakan dana desanya untuk pembuatan jalan umum ke hutan mangrove menuju Pantai Wisata Mosing. Ini sudah menyalahi,” katanya.

Ia menambahkan, atas kasus dugaan korupsi dana desa ini pihaknya telah memeriksa kepala desa dan pihak-pihak terkait lainnya.

“Dari merekalah diperoleh keterangan adanya perbuatan melawan hukum, untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab, ” pungkasnya.

Reporter: Ikram
Editor: Nanang


Iklan-Paramitha