Jusuf Kalla Sebut Rumah Rusak Berat Dapat Rp50 Juta

oleh
WAKIL Presiden HM Jusuf Kalla Tiba di Kantor Gubernur Sulteng, Ahad (11/11). Kedatangan Wapres guna menemui para pengungsi korban gempa di Kabupaten Sigi dan Donggala. (FOTO : MAL/FALDI)

PALU – Pemerintah berjanji akan memberikan bantuan kepada masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan, akibat gempa bumi, tsunami dan likuifaksi yang melanda Kota Palu, Donggala dan Sigi (Pagasi), 28 September lalu.

Hal itu disampaikan Wakil Presiden, HM Jusuf Kalla, saat menemui para korban bencana alam di Kota Palu dan Kabupaten Sigi, Ahad (11/11).

“Nanti rumah yang rusak berat dapat Rp50 juta, rusak menengah Rp25 juta dan rusak ringan Rp10 juta,” kata Wapres, tanpa merinci kapan dan teknis pemberian bantuan tersebut.

Namun, kata Wapres, yang bekerja (membangun) rumah, nantinya masyarakat sendiri.

“Jangan hanya duduk termenung melihat rumah yang sudah roboh, kembali bekerja,” katanya.

Wapres yang didampingi sejumlah menteri dan Gubernur Sulteng, Longki Djanggola itu, mengunjungi kawasan hunian sementara (huntara) di Desa Mpanau, Kabupaten Sigi dan Kelurahan Petobo, Kota Palu.

Huntara di Desa Mpanau berupa tenda-tenda dari lembaga donatur, seperti dari Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) yang disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI).

Dalam kesempatan itu, Wapres JK menyempatkan diri berbincang dengan para pengungsi di Desa Mpanau, guna mengetahui kondisi terakhir mereka di tenda pengungsian.

“Bagaimana kabar? Saya lihat wajah bapak, ibu sudah agak ceria. Sekarang tinggal dimana?” tanya Wapres kepada warga.

Warga Desa Mpanau dengan kompak menjawab: ‘masih tinggal di tenda, pak’.

Mereka berharap Pemerintah dapat segera memindahkan mereka ke tempat yang lebih layak.

Wapres JK pun menjanjikan bahwa hunian sementara untuk semua warga korban pengungsi akan siap digunakan satu bulan lagi sehingga pada Desember, warga dapat berpindah dari tenda pengungsian ke hunian sementara.

Usai meninjau hunian sementara di Sigi dan Petobo, Wapres langsung melanjutkan perjalanan ke Kantor Gubernur Sulawesi Tengah untuk memimpin rapat koordinasi terkait rehabilitasi dan rekonstruksi Palu. (FALDI)

loading...