JCH Sulteng Terima Sosialisasi Kesehatan Dari TPP Kemenkes RI di Makkah

oleh
Tim TPP Kemenkes RI meyampaikan sosialisasi kesehatan kepada JCH Sulteng, di Makkah, Ahad (4/8) (FOTO : Kemenag Sulteng)

PALU – Tim promotif preventif TPP, Esny Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (RI) menggelar sosialisasi tentang penanggulangan kondisi kesehatan kepada Jama’ah Calon Haji (JCH) Indonesia Kloter 10 dan Kloter 11 Embarkasi Balikpapan.

Kegiatan ini dilaksanakan di Mushallah Hotel 905 (AlOlayyan Palace Hotel Mekkah) Sektor 09, Ahad (4/8).

Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umroh, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulteng,  H. Lutfi Yunus  dihubungi dari Palu, Selasa (06/08) mengatakan,  sosialisasi itu diisi pemateri dari TPP Kemenkes RI, Esny.

Lutfi Yunus berujar,  Esny menjelaskan pentingnya JCH menjaga kesehatan pada saat di Arab Saudi saat melaksanakan Ibadah Haji, dikarenakan ibadah haji memerlukan kondisi kesehatan dan tubuh yang prima.

Dia mengatakan, melihat kondisi suhu udara di Arab Saudi yang mencapai 45 derajat, hal yang paling harus dijaga adalah agar Jamaah jangan sampai terkena dehidrasi atau kekurangan cairan saat beraktifitas ibadah di Arab Saudi.

“Untuk menghindari hal tersebut beberapa alat pelindung diri seperti Masker, Payung, botol untuk air minum, kacamata serta alas kaki. JCH dianjurkan untuk selalu meminum air sesering mungkin tanpa menunggu haus,  bila perlu ditambahkan bubuk oralit ke dalam botol air minum untuk menghindari bahaya dehidrasi pada tubuh manusia. Penggunaan bubuk Oralit aman bagi penderita penyakit lambung,”kata  Lutfi mengutip Esny.

Esny  juga menyampaikan, untuk menghindari penyakit yang disebabkan Virus MERS-Cov. Sehingga, dia mengimbau agar para jamaah tidak mengkonsumsi susu ataupun daging onta, serta tidak bersentuhan langsung dengan hewan tersebut. Hal itu dilakukan untuk menghindari virus MERS-Cov yang bisa menular melalui perantara hewan onta.

Hadir juga pada pertemuan tersebut para Dokter dan Perawat dari Petugas Kesehatan Indonesia serta Ketua Kloter 10 dan 11. (YAMIN)