“Jangan Kecil Hati, Guru adalah Profesi Nabi”

oleh
Ketua Utama Alkhairaat, Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri di hadapan puluhan ribu jemaah Haul Guru Tua, Sabtu (30/06). (FOTO: MAL/FALDI)

PALU – Ketua Utama Alkhairaat, HS Saggaf bin Muhammad Aljufri, menyampaikan, misi utama Habib Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua adalah menyebarkan ilmu pengetahun. Guru Tua, dari pertama sampai detik akhir hayatnya, tetap melaksanakan tugas mulia itu.

Untuk itu, kepada para guru dan pendidik di Perguruan Alkhairaat, Habib Saggaf menyampaikan sebuah hadits Rasulullah SAW tentang keutamaan seseorang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya, penduduk langit dan bumi sampai semut di sarangnya dan ikan di lautan turut mendoakan kebaikan untuk orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia,” katanya saat menyampaikan pesan pada peringatan Haul Guru Tua ke-50, Sabtu pecan lalu.

Hal itu, katanya, menjadi kabar gembira bagi para ulama dan pengajar.

“Kalian jangan berkecil hati di tempatkan di pelosok-pelosok dengan gaji atau honor yang kecil,” katanya.

Ia berharap kepada para guru-guru Alkhairaat agar tetap sabar dan tabah dalam mengerjakan tugas yang mulia itu, karena hal tersebut juga merupakan tugas Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wasallam (SAW).

Habib menambahkan, menjadi seorang guru, maka akan mendapatkan doa dari seluruh makhluk Allah di langit dan di bumi. Hal ini, merupakan satu keistimewaan. Karena itu, para guru juga diharapkan sabar dan tabah dalam melaksanakan tugas yang mulia itu.

“Siapa yang ingin sejahtera di dunia, kuncinya adalah ilmu, begitu pula yang ingin bahagia di akhirat,” ujar Habib.

Habib juga meminta kepada ummat untuk bangkit dan terus belajar ilmu agama karena tidak ada batasan untuk menimbah ilmu pengetahuan.

“Habib Idrus juga gencar sekali menyebarkan pendidikan tingkat ibtidaiyah. Karena anak ibtidaiyah masih muda dibentuk,” tekannya.

Habib juga meminta, kepada para kepala desa, dan camat agar supaya memperhatikan pendidikan agama di tingkat madrasah ibtidaiyah ini. Menurut habib, anak-anak telah  lulus dari madrasah ibtidaiyah, insya Allah mereka akan menjadi warga Negara yang baik. Tidak akan korupsi kata habib, dan tidak akan mudah dipengaruhi hal-hal yang tidak benar. akan cinta kepada tanah airnya. (NANANG IP)