Jalur Poros Trans Desa Biga Tertutup Material Banjir

oleh
Warga tengah melakukan pembersihan meterial di jalur poros trans Sulawesi dan rumah warga lainnya. (Foto: IST)

PARIMO-  Tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, mengakibatkan banjir disertai lumpur dan bebatuan menutup akses jalur Poros Trans Sulawesi, Desa Biga sepanjang 500 meter.

Camat Tomini, Muktasim kepada MAL online, mengatakan,  banjir ini terjadi sekitar pukul 06.00 WITA. Derasnya hujan yang mengguyur sejak malam hingga pagi, mengakibatkan meluapnya air sungai hingga kebadan jalan.

“Banjir ini merupakan kali pertama terjadi. Sebelumnya hujan lebat namun tidak mengakibatkan banjir,” ungkapnya saat dihubungi melalui via telfon, Selasa (15/09).

Ia menjelaskan, luapan air disertai lumpur dan bebatuan sampai kebadan jalan membutuhkan waktu melakukan pembersihan.

Saat ini, terdapat satu alat berat eksavator milik perusahaan sekitar, dibantu masyarakat untuk mengeluarkan bebatuan di jalan agar akses jalur Poros Trans bisa dilalui.

“Semua kendaraan yang melintas terhenti, karena tidak adanya jalur alternatif, sehingga untuk sementara jalur ini ditutup hingga pembersihan selesai,” jelasnya.

Selain itu, ada sekitar lima rumah warga mengalami kerusakan akibat hantaman banjir, tiga rumah mengalami kerusakan cukup parah dan tidak ada korban jiwa.

“Pemilik rumah untuk sementara diungsikan kerumah keluarganya, tapi ada kendala satu rumah pemiliknya tidak mau diungsikan,” terangnya.

Ia menambahkan, saat ini pemerintah kecamatan mengimbau kepada warga agar selalu berhati-hati saat memasuki musim penghujan disertai banjir dan lain sebagainya.

Reporter: Mawan
Editor: Nanang

Iklan-Paramitha