Jadi Dokter Muda, Salim Aljufri akan Presentasi di Thailand

oleh
H.S. Salim bin Alwi bin Saggaf Aljufri

PALU – Cucu Ketua Utama Alkhairaat, H.S. Salim bin Alwi bin Saggaf Aljufri resmi menyandang status dokter muda dengan gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked). Putera H.S Alwi bin Saggaf Aljufri itu diambil sumpahnya bersama 10 Sarjana Kedokteran lainnya dan 20 Dokter di salah satu hotel di Kota Palu, dua hari lalu.

Salim akan resmi menyandang gelar dokter setelah melewati jenjang profesi, dua tahun lagi.

“Alhamdulillah saya bersyukur kepada Allah, walaupun studi saya sedikit molor karena mengikuti program pertukaran mahasiswa ke Turki dan melakukan penelitian yang banyak menyita waktu, namun semua terbayar dengan pengalaman dan kepuasan yang saya dapat,” ungkap Salim kepada MAL, Selasa (01/10).

Mubaligh muda itu menambahkan, peluang yang telah Allah berikan padanya, akan menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan karirnya ke depan.

Ia juga menitipkan pesan kepada adik tingkatnya yang masih menempuh perkuliahan agar menikmati segala proses dan melakukan yang terbaik semaksimal mungkin. Sebab menurut salah satu Cicit Guru Tua itu, nilai bukan hanya sekadar angka-angka, melainkan menjadi tolak ukur usaha dan tekad seorang mahasiswa.

Salim bin Alwi Aljufri adalah salah satu mahasiswa berprestasi yang dimiliki Fakultas Kedokteran Unisa. Salah satu kegiatan Internasional yang diikutinya pada bulan Maret-April 2018 adalah Hold My Hand Winter Project di Eskisehir-Turki, program magang di Rumah Sakit Pendidikan di Eskisehir Osman Gazi Universitesi (ESOGU – Teaching Hospital) di bagian Pediatri/anak, Bedah, dan Onkologi/Kanker.

Untuk menguji karya ilmiahnya, dalam waktu dekat ini, ia akan ke Thailand untuk mempresentasekan poster penelitian tentang Parasit di Palu. Penelitiannya itu merupakan yang pertama di Indonesia dengan sampel cakupan satu kota, spesies parasit yang diperiksa, dan aspek-aspek hygiene yang dinilai. (IWANLAKI)