Ikhtiar Memerangi Narkoba, Aristan “Serahkan Diri” Dites Urine

oleh
Aristan memperlihatkan hasil tes urine di BNN Provinsi Sulteng, Rabu (26/06). (FOTO: IKRAM)

PALU – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulteng, Aristan, mendatangi Kantor Badan Nasional Narkotika (BNN) Provinsi Sulteng, guna menjalani tes urine, Rabu (26/06).

Maksud kedatangan Aristan yang dikawal Relawan Jaringan Kerja untuk Aristan (Jangkar) itu untuk menegaskan bahwa dirinya benar-benar bebas dari kontaminasi zat adiktif apapun, termasuk narkotika.

Hal ini sebagai komitmen untuk mendukung tujuannya menjadi salah satu bakal calon Wali Kota Palu, 2020 mendatang.

Tiba di Kantor BNN, Aristan yang pernah menjadi Direktur Eksekutif Daerah Walhi Sulteng periode 1996-1999 itu, diterima petugas BNN, lalu digiring masuk untuk diambil air seninya. Selang beberapa saat, petugas memasukan alat test strip narkoba 6 parameter amp pada air seni yang berada dalam gelas air mineral.

Dari hasil test, air seni Aristan dinyatakan negative dari zat adiktif.

Meski demikian, hasil resminya baru bisa diserahkan hari ini, sebab petugas yang berwenang menandatangani belum berada di tempat.

“Tadi kami mau menawarkan periksa darah dan memberikan sehelai rambut untuk diperiksa, tetapi fasilitas di BNN Provinsi belum memadai. Karena kalau urine sudah lazim. Jadi untuk mengecek lebih jauh baiknya ikut memeriksa darah atau rambut. Itu lebih bersih,” kata Aristan kepada MAL, usai menjalani tes urine.

Kepada MAL, Aristan mengatakan bahwa pemeriksaan ini adalah salah satu ikhtiarnya untuk ikut memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

“Sebagaimana diketahui bersama, negara ini dalam darurat narkoba dan upaya pemberantasan tidak cukup hanya diserahkan kepada penegak hukum saja. Untuk itu diperlukan partisipasi semua pihak seperti pemimpin daerah,” ujarnya.

Salah satu yang penting bagi masyarakat. kata dia, perlunya keteladanan dari pejabat publik untuk benar-benar terlibat dalam seluruh rangkaian kegiatan dan inisiatif untuk penyelesaian pemberantasan narkoba.

Mantan Koordinator Jatam Sulawesi dengan tagline Membangun dari Pinggiran itu menambahkan, apa yang dilakukannya di BNN, kiranya dapat diikuti calon kontestan lain yang ingin berkompetisi pada Pilwakot nanti.

Sekaitan dengan Pilwakot 2020 nanti, dirinya sebagai kader Partai NasDem mengaku sedang mempersiapkan diri.

Sejauh ini, sejumlah nama konstestan akan berkonstalasi pada Pilwakot mulai mencuat, selain Aristan, Hadiyanto Rasyid, Agussalim. (IKRAM/FALDI)