IKAAL Parigi Moutong Salurkan Bantuan ke Siswa Miskin

oleh
Kordinator Aksi IKAAL Parigi Moutong, Mohammad Qasim ketika meberikan bantuan buku tulis secara simbolis kepada salah seorang guru MTS Alkhairaat Pelawa. (Foto ist)

PARIGI – Pengurus Daerah (PD) Ikatan Alumni Alkhairaat (IKAAL) Kabupaten Parigi Moutong, menyalurkan bantuan buku tulis ke sejumlah sekolah di wilayah kecamatan eks Parigi, Senin (17/07).

Buku tulis yang diperoleh dari bantuan para dermawan, baik perorangan, lembaga dan Abnaulkhairaat itu diperuntukan bagi siswa kurang mampu.

Kordinator Aksi, Mohammad Qasim mengatakan, mekanisme dalam pembagian bantuan tersebut setiap sekolah tidak sama baik siswa maupun jumlah buku tulis .

“Untuk tingkatan Sekolah Dasar (SD) jumlah penerima 10 orang, Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) lima orang dan Sekolah Menegah Atas (SMA) lima orang.  Sementara jumlahnya, SD setiap orang kami berikan lima buah dan SMP satu PCS perorang sedangkan tingkatan SMA juga satu PCS perorang,” ujarnya.

Lanjutnya dia, siswa yang menjadi prioritas untuk mendapatkan buku tulis tersebut adalah mereka-mereka yang tergolong miskin dan yatim piatu.

“Sekolah yang kami dahulukan yakni sekolah yang ada di pelosok dan Panti Asuhan. Sebab disanalah banyak siswa miskin dan kurang mampu,” katanya.

Dia menuturkan, pembagian buku tulis gratis tersebut merupakan salah satu program IKAAL Parigi Moutong untuk turut berkontribusi membantu Pemerintah Daerah (Pemda) setempat, khususnya dalam menyukseskan program pendidikan.

“Makanya tema yang kami usung kerja bakti untuk Parigi Moutong, kerja bakti untuk Alkhairaat,” ujarnya.

Selain itu, guna meringankan beban orang tua untuk menyekolahkan anaknya.  Mengingat saat ini memasuki tahun ajaran baru pasti kebutuhan anak semakin meningkat, dan tentu diikuti  membengkaknya pengeluaran orang tua.

“Sehingga dengan bantuan ini bisa mengurangi beban orang tua,” tekannya.

Ia menambahkan,  kepengurusan IKAAL Kabupaten Parigi Moutong yang baru ini, bertekat untuk ingin bekerja sama dengan Pemda dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapinya, termasuk masalah pendidikan.

“Caranya dengan mensinergikan program IKAAL dan Pemda Parigi Moutong.  Mudah-mudahan buku tulis yang kami kumpulkan ini akan terus bertambah supaya wilayah distribusinya sesuai harapan,” harapnya.  (BAMBANG)