ICRC: Terima Kasih Alkhairaat

oleh
Charles Gowan saat memberikan pidato pembuka seminar internasional bertajuk "Islam and Humanitarian Values in times of Conflict" di kampus Unisa, Jalan Diponegoro Palu, dua hari lalu. (FOTO: MAL/IWANLAKI)

PALU – Komite Internasional Palang Merah atau The International of The Red Cross (ICRC), mengucapkan terima kasih kepada lembaga Alkhairaat atas kerja-kerja kemanusiaan yang telah dilakukannya selama ini.

Hal itu dikemukakan Charles Gowan, perwakilan lembaga kemanusiaan swasta yang berpusat di Jenewa, Swiss saat memberikan pidato pembuka seminar internasional bertajuk “Islam and Humanitarian Values in times of Conflict” di kampus Unisa, Jalan Diponegoro Palu, dua hari lalu.

Secara khusus, ia juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Utama Alkhairaat, Habib Saggaf Aljufri yang telah menerima dan memberikan apresiasi dan pencerahan kepada lembaga kemanusiaan dunia itu.

“Apa yang dilakukan ICRC belum seberapa dibanding yang telah dilakukan Alkhairaat yang telah melakukan pembinaan pada aspek kemanusiaan sejak dahulu,  khususnya pada peristiwa 28 September 2018 lalu,” kata Charly dalam pidato berbahasa Indonesia.

Ia mengatakan, kegiatan seminar yang digagas ICRC dan Fakultas Agama Islam (FAI) Unisa, adalah untuk mendapatkan input dari para akademisi terkait hukum humaniter internasional dalam perspektif Islam.

Ia juga menyebutkan, dua tugas pokok ICRC, yakni membantu dan memberi perlindungan kepada korban konflik dan menyebarluaskan serta memperkuat pemahaman terhadap Hukum Humaniter Internasional (HHI). Selain itu menjalin kerjasama dengan Perguruan Tinggi Islam yang ada kaitannya dengan budaya lokal dan hukum Islam.

Sementara Penasehat Hukum Bidang Yurisprudensi dan Hukum Islam, ICRC, Prof. Dr. Ahmed Al-Dawoody yang juga penulis buku Hukum Perang Islam itu juga mengungkapkan hal yang sama.

“Secara pribadi saya sangat terkesan dan kagum dengan Alkhairaat, wa bilkhusus kepada habibana Ketua Utama Alkhairaat,” katanya dalam Bahasa Arab. (IWANLAKI)