Humas BKKBN Harus Kuasai Teknologi Informasi dan Komunikasi

oleh
Konsultan Komunikasi Publik, Yunus Noya memberikan materi dalam kegiatan pengembangan SDM kehumasan, didampingi Plt Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, di Gedung Balpekes Palu, Selasa (18/06) (FOTO : MAL/YAMIN)

PALU- Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Sulteng menggelar kegiatan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) kehumasan di Gedung Balpekes Palu, Selasa (18/06).

Plt Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Tenny C. Soriton mengatakan pada dasarnya instansi yang dipimpinnya mempunyai tugas utama, yaitu melaksanakan fungsi kehumasan mencakup advokasi, komunikasi, informasi, dan edukasi dengan tujuan membentuk citra positif BKKBN.

“Tujuannya membangun  dan mengembangkan jejaring kemitraan serta membangun kepercayaan (trust) sesuai visi BKKBN yaitu menjadi lembaga yang handal dan dipercaya dalam mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dengan keluarga berkualitas,”katanya.

Tenny mengungkapkan, BKKBN menawarkan produk berupa gagasan/ide mengenai program Kependudukan dan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) bukan barang.

Menurutnya, dengan  membangun trust, maka program KKBPK dapat diterima dan dilaksanakan oleh masyarakat.

“BKKBN tidak memaksa dan tidak mengeksekusi sendiri melainkan berkolaborasi. Olehnya itu, siapapun dari kita bukan hanya bagian umum dan humas (Bramanda cs), namun semua karyawan harus mampu berperan sebagai Government Public Relations (GPR) atau humas pemerintah (BKKBN),”jelasnya.

Lebih jauh, ditegaskannya,  SDM Kehumasan BKKBN harus komunikatif, lincah juga fleksibel sehingga dapat mengolah informasi yang tujuannya dapat membangun opini agar masyarakat berpandangan positif kepada kinerja BKKBN.

“Tentunya informasi yang disampaikan harus cepat, akurat, dan bermanfaat,” ucap Tenny.

Ditambahknnya, GPR BKKBN harus menguasai teknologi informasi dan komunikasi, termasuk di dalamnya media sosial sehingga dapat mengetahui kebutuhan publik dan mampu menjalin sinergi dan akrab dengan pers. GPR BKKBN juga diharapkan dapat meningkatkan pelayanan dan pengelolaan  informasi, serta mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam mensukseskan program KKBPK yang hasilnya dapat dinikmati oleh publik.

“Intinya GPR BKKBN harus mampu mengamankan kebijakan lembaga, memberikan pelayanan, menyebarluaskan informasi serta mengedukasi masyarakat mengenai program KKBPK sehingga pada akhirnya terwujud keluarga kecil bahagia dan sejahtera,” tandasnya.

Kegiatan itu juga dihadiri oleh Konsultan Komunikasi Publik, Yunus  Noya, yang terus memberikan motivasi kepada ASN yang bertugas di daerah, khususnya di Sulteng. (YAMIN)