Hari Pangan Sedunia, Warga Diajak Kenalkan Pangan Lokal kepada Anak

oleh
Kadis Ketahanan Pangan Provinsi Sulteng, Abdulah Kawulusan bersama Ketua TP-PKK yang juga Bunda PAUD Kabupaten Touna, Fhemy Luther Lahay saat sedang mencicipi hidangan pangan lokal hasil olahan jagung dari peserta lomba. (FOTO: SAFA'AD)

AMPANA – Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan, Provinsi Sulteng, Abdulah Kawulusan, mengajak warga Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) untuk memperkanalkan pangan lokal kepada anak sehingga gemar mengonsumsi pangan lokal yang berada di daerah itu.

Hal itu disampikan Abdulah saat membuka acara puncak Peringatan Hari Pangan Sedunia  (HPS) ke-39 tingkat Provinsi Sulteng yang  dipusatkan di Lapangan Bumi Emas Sivia Patuju, Kecamatan Ratulindo, Kabupaten Touna, Jumat (27/09).

Kegitan yang melibatkan Pengurus PKK dan Bunda PAUD Kabupaten Touna itu diisi dengan beberapa perlombaan, seperti lomba gemar makan sayur dan lomba gerakan gemar konsumsi pangan lokal yang melibatkan anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan siswa SD se-Kabupaten Touna.

“Saya mengajak kita semua untuk gemar mengonsumsi pangan lokal yang berada di daerah kita dan memperkenalkan pangan lokal tersebut kepada anak-anak kita agar membiasakan mereka mengonsumsi pangan lokal yang bersumber dari potensi daerah sendiri,” ujarnya.

Sebab, kata dia,  pola konsumsi pangan lokal di kalangan masayarakat terbilang masih sangat rendah. Masyarakat, kata dia, masih bergantung ke beras, padahal banyak pilihan lain untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat, seperti ubi, jagung, dan singkong yang memiliki gizi seimbang dan aman, namun ini kurang digemari.

Dia berharap, dengan adanya kegiatan ini, maka dapat mendorong realisasi pangan lokal yang menghasilkan prodak pangan yang berdaya saing seperti di Kabupaten Touna yang dikenal dengan jagung.

Sementara Ketua PKK yang juga Bunda PAUD Kabupaten Touna, Fhemy Luther Lahay, juga mengimbau para orang tua agar membiasakan anak-anaknya agar suka dan mau mengonsumsi potensi makanan lokal.

“Jagung ini tentunya memiliki nilai gizi dan manfaat pada tubuh, tidak jauh berbeda dengan beras,” katanya. (SAFA’AD)