Empat Calhaj Sulteng Tertahan di Balikpapan

oleh
Rombongan Calhaj Kloter 08 BPN saat akan meninggalkan Embarkasi Balikpapan, Rabu (09/08) dini hari. Mereka akan bertolak ke Madinah, (FOTO: DOK. PPIH SULTENG)

PALU – Dua Calon Haji (Calhaj) Sulteng yang masuk dalam Kelompok terbang (Kloter) 08 Embarkasi Balikpapan (BPN) belum bisa melanjutkan penerbangan ke Kota Madinah, Rabu (09/08). Dua Calhaj tersebut harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit (RS) Kanujoso, Balikpapan karena sakti. Keduanya adalah Hadija Songgonbi Ritulibu (71) asal Kota Palu dan Mahfud Lamasi Latana (67) asal Kabupaten Sigi.

Selain itu, terdapat dua Calhaj Kloter 07 BPN atas nama Wardiyah Nawawi Ahmad karena harus mendampingi suaminya Mohammad Syaugi Suhaimi dirawat di RS Kanujoso.

Mohammad Syaugi Suhaimi sendiri diberangkatkan dari Palu bersamaan dengan Kloter 08 BPN. Dia tidak bisa berangkat dari Palu dengan rombongannya sesama Kloter 07 karena harus menjalani perawatan di Palu.

“Kesehatan mereka kembali tidak stabil sehingga petugas kesehatan memutuskan untuk merujuk ke rumah sakit,” kata Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng, H. Arifin, Selasa (08/08) malam.

Sementara dua Calhaj Kloter 06 BPN yang sempat tertunda karena sakit, akhirnya bisa diberangkatkan dengan Kloter 08 BPN ke Madinah. Mereka adalah Nurhasan Kotis Kodutamo asal Kabupaten Banggai Kepulauan dan Pajjareng Passore Lawenni asal Kabupaten Tolitoli.

“Sebeleumnya sempat dua hari dirawat di RS Kanujoso tapi kesehatannya telah dianggap layak maka diberangkatkan bersama Kloter 08 BPN ke Madinah,” ucapnya.

Lanjut Arifin, terdapat dua Calhaj Kloter 07 BPN yang belum bisa diberangkatkan ke Madinah bersama rombongan Kloter 08 BPN, karena penuh. Pasangan suami istri ini, yakni

Hasnah Mahfud Latif dan Mohammad Daftar Dahlan dari Parigi Moutong (Parimo), harus  menunggu pemberangkatan kloter lain ke Madinah.

“Mohammad Daftar Dahlan sebelumnya mendapingi istrinya Hasna Mahmud Latif saat dirawat di Rumah Sakit Anutapura Palu,”  jelas Arifin.

Arifin mewakili seluruh PPIH Sulteng mengimbau kepada Calhaj agar menjaga kesehatan. Dia juga meminta kepada seluruh warga Sulteng, utamanya  pihak keluarga agar terus mendoakan Calhaj semoga selalu diberikan kesehatan dan lindungan dari Allah SWT saat berada di tanah suci, sehingga dapat menjalankan semua rangkaian ibadah haji dan tentunya menjadi haji yang mabrur. (YAMIN)