Dokter Jebolan Unisa ini Adalah Perwira Polri Berprestasi

oleh
dr. Samanuddin Manawari menciun tangan ibunda tercipta ibu Hj. Iriatul zahrah usai dikukuhkan sebagai Perwira Polri

PALU- Samanuddin Manawari, alumni Fakultas Kedokteran (FK), Universitas Alkhairaat (Unisa), Palu, berhasil mengharumkan nama Universitas Alkhairaat, khususnya di lingkungan Institusi Kepolisian Republik Indonesia.

Lulusan terbaik Sarjana Kedokteran Fakultas Kedokteran Unisa tahun 2015 itu, berhasil menyabet dua penghargaan sekaligus pada pendidikan tahap akhir pada Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Kepolisian RI.

Putera pasangan almarhum Hasan Haris Bundu dan ibu Iriatul Zahrah itu, menyabet dua penghargaan sekaligus di lembaga pencetak Perwira Polri Sumber Sarjana baru-baru ini.

Pria kelahiran Palu, 8 Mei 1992 berhasil membuktikan diri menjadi yang terbaik, dengan meraih penghargaan, TANGGON KOSALA. Sebuah penghargaan atas prestasi terbaik Nilai Aspek dan Sikap dan Perilaku (NSP), yang diberikan pada tahap akhir pendidikan SIPSS Tahun 2020.

Selain itu, lulusan tercepat Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Unisa tahun 2018 itu juga berhasil menyabet penghargaan lainnya. Penghargaan itu adalah ADI WIRA, yakni, siswa yang meraih peringkat terbaik dari nilai kumulatif atau gabungan dari aspek sikap dan perilaku, aspek pengetahuan dan keterampilan, aspek kesehatan dan kemampuan jasmani.

Pada MAL Online melalui akun instagram pribadinya, Ahad, (27/9), dia menceritakan proses awal hingga diterima di SIPSS Polri.

“Intinya tidak ada kata menyerah Pak, doa ibu, saudara dan keluarga merupakan vitamin khusus bagi saya untuk meraih semua ini, singkatnya, setelah saya menyelesaikan internship (tanggung jawab sebagai dokter layanan primer), saya mempersiapkan diri mulai dari fisik hingga akademik. Khusus akademik saya meluangkan waktu untuk mengikuti bimbingan di Bekasi tepatnya di Jatirangga sambil ‘ngamen” istilah dokter mengisi praktek luang di sekitaran Jakarta dan Bekasi,” Katanya.

Menurutnya, persiapan yang dilakukannya kurang lebih satu tahun, diawali dari pendaftaran di kota kelahirannya, Palu, hingga diterima dan menjadi peserta didik SIPSS Polri.

Saat tahap awal pendidikan dasar Bhayangkara Dikdasbhara SIPSS tahun 2020 Samanuddin sudah menjadi yang terbaik Nilai Aspek Sikap dan Perilaku (NSP).

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, FK Unisa, drg. Lutfiah Sahabuddin mengakui anak didiknya sejak mahasiswa memang dikenal berprestasi dan memiliki akhlak yang baik.

“Alhamdulillah, kami di FK sejak awal sudah menekankan akhlak pada sesama. Tidak hanya pada dosen, kalau berpapasan selalu tersenyum mengucapkan salam dan berjabat tangan sambil dicium tangannya. Saat ini lagi corona virus cukup bersedekap saja tanda salam takzim,” tutupnya.

Reporter Iwan Laki
Editor: Nanang

Iklan-Paramitha