Diacam Dipolisikan, Salim Baculu Tantang Balik Abdurahim Nasar Al-Amri

oleh
Salim Baculu

PALU – Anggota Komisi C DPRD Kota Palu asal Fraksi Demokrat, Abdurahim Nasar Al-Amri telah berencana melaporkan pemilik akun facebook (fb) atas nama Salim Baculu. Tindakan itu diambil atas postingan akun tersebut di Info Kota Palu, yang dinilai mencermarkan nama partai, sekaligus terhadap dirinya.

Tak disangka, Salim Baculu justru menantang Abdurahim Nasar Al-Amri untuk segera melaporkannya ke polisi.

Salin yang dikonfirmasi media ini, Rabu (12/02), menyatakan, jika benar Abdurahim merasa tersinggung dengan cuitannya di medsos, harusnya segera melaporkan dirinya ke pihak yang berwajib.

“Sebagai publik figur, harusnya dia (Abdurahim Nasar Al-Amri) melaporkan saya, tunggu apalagi? Silahkan laporkan saja,” tantangnya.

Salim menyatakan bertanggung jawab penuh atas apa yang disampaikannya di akun fb-nya karena informasi itu didapatkannya dari salah satu oknum penyidik kepolisian.

“Iya itu akun saya, mana ada saya pake akun palsu. Saya pertanggungjawabkan semuanya. Kalau dia  (Abdurahim Nasar Al-Amri) merasa dirugikan sekali lagi saya katakan silahkan laporkan,” tegasnya.

Ia bahkan mengancam balik. Jika cuitannya itu justru terbukti kebenarannya, maka dia akan menuntut pemulihan nama baik dengan meminta ganti rugi kepada Abdurahim Nasar Al-Amri sebesar Rp10 miliar.

Diketahui, akun FB Salim Baculu memposting pernyataan yang kurang lebih berbunyi “Anggota DPRD Kota Palu tahun 2019 dari Fraksi Demokrat Dapil Palu Barat, saat ini tersandung kasus pencucian uang dari penjualan bubuk putih. Bukti transfer sudah sangat jelas dan kasus ini patut diduga melibatkan penyidik masih dalam proses pendalaman dan pengumpulan alat bukti yang lebih banyak”.

Abdurahim Nazar Al-Amri

Abdurahim Nasar Al-Amri yang coba dihubungi terkait tantangan tersebut, belum menanggapi.

Sehari sebelumnya, Abdurahim menyatakan akan melaporkan Salim Baculu.

Politisi yang akrab disapa Win itu mengakui tidak ada nama yang dicantumkan dalam postingan itu. Tetapi, kata dia, jika dicermati sudah jelas kalimat itu diarahkan kepada dirinya.

“Anggota DPRD asal Demokrat dari Dapil Palu Barat itu hanya saya sendiri. Kecuali ada tiga atau dua orang mungkin saya diam-diam saja karena saya tidak merasa, tapi inikan cuman saya sendiri,” katanya. (YAMIN)