Dari Program CSR, DSLNG Ingin Lahirkan Pemimpin

oleh
Program CSR PT DSLNG membantu akses dan kualitas pendidikan dasar masyarakat setempat, sebagai bentuk komitmen untuk menjadi perusahaan LNG yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan (FOTO : HUMAS DSLNG)

PALU – PT. Donggi Senoro Liquit Natural Gas (DSLNG) memiliki niat mencetak warga ring satu perusahaan (Kecamatan Batui, Kintom, Nambo) menjadi pemimpin di Kabupaten Banggai, melalui program Corporate Sosial Responsibility (CSR).

“Melalui program pendidikan yang membantu akses dan kualitas pendidikan dasar masyarakat setempat. Mereka diharapkan menjadi pemimpin masa depan yang akan membangun Kabupaten Banggai,” ujar CSR Manager PT DSLNG, Pandit Pranggana baru-baru ini di Kabupaten Banggai.

Kata Pandit, melalui perpustakaan di pusat komunitas (CSR Center), pihaknya memperluas akses anak-anak usia sekolah dan juga meningkatkan kemampuan bahasa inggris bagi siswa SMU 1 Batui melalui kelas ekskul bahasa inggris.

Selain itu, DSLNG bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (ITB) untuk memberikan beasiswa bagi pelajar setempat.

“Ada lima siswa terbaik dari Kecamatan Batui  yang saat ini menjalani pendidikan tinggi di ITB,” katanya.

Sementara, di sektor pendidikan non formal DSLNG juga menjalin kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Banggai (Pemkab) dan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk melaksanakan program pelatihan kejuruan. Kerjasama itu dimulai sejak April 2014.

“Kerja sama kami dengan Loka Latihan Kerja Usaha Kecil Menengah (LLK UKM) Kota Luwuk dan Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Palu, kami telah melakukan pelatihan kejuruan simultan untuk pengelasan, otomotif, menjahit, dan teknik elektro. Sasarannya adalah kelompok muda potensial di desa-desa dengan tujuan meningkatkan kapasitas dan pengetahuan mereka sebagai pekerja atau wirausaha. Pelatihan ini sukses dan membawa perspektif baru bekerja untuk peserta,” jelasnya.

Bukan hanya itu, Pandit menuturkan, DSLNG juga mendukung gerakan Indonesia mengajar yang mengirimkan pengajar muda untuk mendidik di lokasi-lokasi terpencil, termasuk di beberapa desa di Kabupaten Banggai.

Dipenghujung, Pandit menyampaikan DSLNG juga bekerjasama dengan Pemkab Banggai melalui Dinas Pendidikan memberikan beasiswa bagi siswa-siswi berprestasi dan kurang mampu mulai dari tingkat dasar, menengah, hingga atas di tiga kecamatan terdekat, yaitu Kecamatan Batui, Kecamatan Kintom, dan Kecamatan Nambo.

“Pemantauan beasiswa yang dimulai tahun 2018 tersebut dilakukan setiap enam bulan,” tandasnya. (YAMIN)